Manfaat tanaman Siantan

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Agustus 11, 2019
Siantan (Ixora stricta Roxb.)
Siantan
(Ixora stricta Roxb.)
Siantan [Ixora stricta Roxb.] berasal dari Tiongkok, biasa ditanam sebagai tanaman hias lantaran bunganya yang indah. tanaman perdu, tegak, tinggi 1-2,5 m, berbatang coklat kehitaman, bercabang banyak, cabang muda berwarna coklat kemerah-merahan. Daun tunggal, letaknya berhadapan, bersilang, tangkai daun pendek, bentuk daun lingkaran telur sungsang hingga lonjong. Warna daun hijau renta, daun muda diujung tangkai berwarna merah kecoklatan, tepi daun rata, pecahan ujung dan pangkal daun runcing, permukaan daun mengkilat, panjang daun 6-13 cm, lebar 3-4 cm. Bunga majemuk, berbentuk malai rata, tumbuh diujung tangkai, warna bunga oranye, buah bundar dengan penampang 7-8 mm, warna merah ungu.

Familia : Rubiaceae.

Sinonim : Ixora chinensis Lam.

Nama tempat
Soka.

Nama ajaib
Long chuan hua (T), santan, santan pula, santan tsina (F), rimbun lingkaran, joka (M).

Sifat Kimawi dan pengaruh Farmakologis
Manis, sejuk, menurunkan tekanan darah (hipotensif), memiliki kegunaan menghilangkan bekuan darah (reduce hematoma), menghilangkan rasa sakit (analgesik).

Bagian yang dipakai
Bunga, akar, tangkai dan daun.

Kegunaan
1. Bunga :
  • Haid tidak teratur (emenagog);
  • Tidak datang haid (amenorrhea);
  • Takanan darah tinggi (hipertensi);
2. Akar :
  • TBC paru (tuberculose);
  • Batuk (tusis);
  • Batuk berdarah (hemoptysis);
3. Tangkai dan daun :
  • Luka terpukul;
  • Badan ngilu-ngilu;
  • Terkilir;
  • Koreng.

Dosis Pemakaian
10-15 gram bunga, 30-60 gram akar, direbus lalu diminum.

Pemakaian Dalam
  1. TBC paru, watuk (tusis), watuk berdarah (hemoptysis) : Cara ke-1 : 30-60 gram akar siantan, 25 gram jamur putih kering (Tremella fuciformis Berk.), 100 gram akar teratai (Nelumbium nelumbo Druce.), 30 gram kaktus (opuntia dilleni [Ker-Gawl.] Haw.) yang telah dikupas kulitnya, gula kerikil secukupnya, direbus dengan 1 liter air hingga tersisa 500 cc, lalu airnya disaring dan diminum, sedangkan akar teratai dan jamur putih keringnya dimakan. Cara ke-2 : 30 gram akar siantan, 9 gram waru landak (Hibicus mutabilis L.), 30 gram akar alang-alang (Imperata cylindrica [L.] Beauv.), direbus dengan 500cc air hingga tersisa 200 cc, lalu airnya disaring dan diminum airnya hangat-hangat.
  2. Haid tidak teratur (emenagog), tidak tiba haid (amenorrhea) : 10-15 gram bunga siantan, 15 gram temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.), 30 gram daun ilahi (Gynura segetum [Lour.] Merr.) direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu diminum airnya sesudah disaring.
  3. Tekanan darah tinggi (hipertensi) : Cara ke-1 : 15 gram bunga siantan, 30 gram rambut jagung (Zea mays L.), 25 gram jamur kuping hitam (Auricularia auricula), 10 gram jamur hioko (Pasania fungus), 100 gram seledri (Apium graveolens L.), direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu airnya disaring dan diminum airnya, sedangkan jamur kuping hitam dan jamur hiokonya dimakan. Cara ke-2 : 9 gram bunga siantan, 9 gram bunga krisan (Chrysanthemum morifolium Ram.), 6 gram ketepeng kecil (Cassia tora L.), direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian disaring dan diminum airnya hangat-hangat.

Catatan
Setiap pengobatan dilakukan secara teratur. Untuk penyakit yang serius tetap konsultasikan ke dokter.


Kunjungi tanaman berguna obat yang lain di Macam tanaman berguna Obat


Tampilkan Komentar