Manfaat tanaman Pacar Air

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Agustus 07, 2019
Manfaat Tanaman Pacar Air
Pacar Air
 [Impatiens balsamina Linn.]
Pacar air [Impatiens balsamina Linn.] merupakan tumbuhan yang berasal dari India, biasa ditanam dihalaman sebagai tanaman hias. Pengembangbiakan dengan biji. Habitus herba, tinggi 30-80 cm, berbatang  berair (herbaceus). Daun tunggal, berbentuk lanset memanjang, pinggir daun bergerigi, ujung runcing, warna daun hijau muda tanpa daun penumpu, panjang 6-15 cm dan lebarnya 2-3 cm. Bunga terkumpul 1-3, daun kelopak berbentuk corong miring, daun mahkota berjumlah lima , tetapi kelihatan seakan-akan  tiga yang terdiri dari beberapa warna cerah seperti merah, orange, ungu, putih, dan lain-lain dengan bentuk jantung terbalik. Buah pacar air berupa buah kendaga, kalau telah periodek, buah akan membuka menjadi lima bagian terpilin.

Familia
Balsaminaceae.

Sinonim
Impatiens cornuta L. = Impatiens hortensis Desf. = Impatiens mutila DC. = Impatiens triflora Blanco. = Balsamina mutila DC.

Nama Dearah
  1. Sumatra : lahine (Nias), paruinai (Minangkabau), bunga tabo, inay ayer, pacar ayer, laka kecil (Melayu).
  2. Jawa : kimhong (Jakarta), pacar cai (Sunda), pacar banyu (Jawa).
  3. Nusa Tenggara : pacar foya (Bali), pacar aik (Sasak).
  4. Sulawesi : tilanggele duluku, kolondingi unggaagu (Gorontalo).
  5. Maluku : bunga jabelu (Halmahera Selatan ), giabebe dumule (Halmahera Utara), laka gofu (Ternate, Tidore).
Nama asing
Feng xian hua (T), kamantigi (F), touch me not, balsam, garden balsam seed (I), keembung inai ayam (M), balsamien (B), balsamine des jardins, gartenspringkraunt.

Bagian yang digunakan
Akar, daun, bunga, dan biji.

Sifat Kimawi dan imbas Farmakologis
Terasa  pahit, hangat, sedikit toksik atau beracun. berkhasiat melancarkan peredaran darah, melunakan abad atau benjolan yang keras.

Kandungan Kimia
Bunga mengandung anthocynanin, cynidin, delphinidin, pelargonidin, malvidun, kaempherol, quercetin.
Akar mengandung cynidin, mono glycosine.

Kegunaan
1. Biji :
  • Peluruh haid (emenagog);
  • terlambat datang haid (amenorrhea)
  • Mempermudah persailanan (parturifasien)
  • Kanker terusan pencernaan potongan atas
2. Bunga
  • Peluruh haid (emenagog)
  • Tekana darah tinggi (hipertensi)
  • Pembengkakan akibat terpukul (hematoma)
  • Bisul (furunculus)
  • Rematik sendi
  • Gigitan ular  tidak berbisa
  • Radang kulit.
3. Akar
  • Peluruh haid (emenagog)
  • Antiinflamasi (antiflogistik=antiradang)
  • Rematik, kaku leher, kaku pinggang, sakit pinggang (lumbago)
4. Daun
  • Keputihan (leucorrhoea)
  • Nyeri haid (dysmenorrhoea);
  • Radang usus buntu kronis (cronic appendicitis);
  • Antiradang (antiinflamasi);
  • Tulang patah atau retak (fraktur);
  • Mengurangi rasa nyeri (analgesik);
  • Bisul (furunculus);
  • Radang kulit (dermatitis), radang kuku .
Dosis pemakaian
  1. Pemakaian luar : biji, bunga, daun dan akar secukupnya dihaluskan kemudian ditempelkan pada cuilan yang sakit.
  2. Pemakaian dalam (minum) : 3-10 gram biji , 3-6 gram bunga, 15-30 gram daun, 15-30 gram akar, direbus lalu diminum.
Pemakaian Luar
  1. Rematik, radang kulit (dermatitis), pembengkakan : bunga pacar air segar secukupnya, dihaluskan kemudian ditempelkan pada pecahan yang sakit.
  2. Tulang patah atau retak (fraktur), antiradang (antiinflamasi) : daun pacar air secukupnya, dihaluskan lalu ditempelkan pada kepingan yang sakit atau daun tersebut direbus kemudian airnya digunakan untuk mencuci luka, sedangkan daunnya ditempelkan pada bagian yang sakit.
  3. Bisul (furunculus), radang kulit (dermatitis) : 15 gram daun pacar air segar, 5 lembar daun cocor angsa segar (kalanchoe pinnata [Lam] Pers.) dihaluskan lalu ditempelkan pada nanah.
  4. Pembengkakan balasan terpukul : 3-6 gram bunga pacar air, dihaluskan, tambahkan arak putih secukupnya, kemudian tempelkan pada serpihan yang bengkak.
  5. Radang kuku : seluruh herba pacar air secukupnya, dihaluskan lalu ditempelkan pada kuku dan dibungkus dengan kain kasa. Lakukan 7-14 hari secara rutin.
Pemakaian Dalam
  1. Peluruh haid/melancarkan haid (emenagog) : Cara ke-1 : 4-5 bonggol akar  pacar air, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian diminum airnya setelah disaring ; lakukan 3-4 kali sehari ; Cara ke-2 : 6 gram biji pacar air, 15 gram temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.), direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya hangat-hangat ; Cara ke-3 : 3-10 gram biji pacar air, 30 gram daun dewa segar (Gynura segetum [Lour.] Merr.), 10 gram temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.), direbus dengan air secukupnya, lalu diminum airnya sesudah disaring.
  2. Nyeri haid (Dysmenorrhoea) : 10 gram daun pacar air, 15 gram umbi rumput teki (Cyperus rotundus L.), 15 gram temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.), direbus dengan air secukupnya, disaring  lalu diminum airnya.
  3. Terlambat datang haid, pembekuan darah : 6 gram herba pacar air, 10 gram temu putih (Curcuma zedoaria  Roxb.), direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian disaring dan diminum airnya.
  4. Keputihan (leucorrhea) : Cara ke-1 : 30 gram daun segar tanaman pacar air, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum airnya. Cara ke-2 : 30 gram daun pacar air segar atau 15 gram yang kering, 15 gram daun sambiloto kering (Andrographis paniculata Nees.), direbus dengan air secukupnya, lalu disaring dan diminum airnya.
  5. Mempermudah persalinan (Parturipasien), kanker kanal pencernaan atas : 10 gram biji pacar air, direbus dengan 400 cc air sampai tersisa 200 cc, kemudian diminum airnya sesudah disaring (tetap konsultasi ke dokter).
  6. Mencegah dan mengatasi kanker (karsinoma) : 15 gram biji pacar air, 30 gram rumput mutiara (Hedyotis corymbosa [L.] Lamk.), direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum airnya, lakukan dua kali sehari. Tetap konsultasi ke dokter.
  7. Bisul (furunculus), radang kulit (dermatitis) : 3-6 gram bunga pacar air, 5 lembar daun cocor angsa (kalanchoe pinnata [Lam] Pers.) direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian disaring dan diminum airnya.
  8. Radang usus buntu kronis (cronic appendicitis) : 30 gram herba pacar air, 30 gram daun sambiloto (Andrographis panniculata Nees.), direbus dengan 600 cc air sampai tersisa 300 cc, kemudian diminum airnya sehabis disaring secara rutin.
  9. Tekanan darah tinggi (hipertensi) : 10 gram bunga pacar air, 100 gram seledri kecil (Apium graveolens L.), direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya.
  10. Sakit pinggang (lumbago), kaku leher, kaku pinggang, rematik : 15 gram akar pacar air, 30 gram akar sawi langit (Vernonia cinerea [L] Lees.),15 gram jahe merah (Zingiber officinale Rosc.), direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring kemudian  diminum airnya. Lakukan 2-3 kali sehari secara teratur.
Catatan
  1. Wanita hamil dihentikan memakai resep diatas.
  2. Setiap pengobatan dilakukan secara teratur. Untuk penyakit berat tetap konsultasikan ke dokter.
  3. Umbi rumput teki mampu dibeli di toko obat Tionghoa dengan nama siang fu.
Efek Samping
Pada pemakaian yang terlalu usang, lisan akan terasa kering (xerostomia), mual (neusea), nafsu makan turun (anorexia) yang mampu hilang setelah menurunkan takaran atau menghentikan pengobatan selama 2-3 hari.

Kunjungi tanaman memiliki kegunaan obat yang lain di Macam tumbuhan memiliki kegunaan Obat

Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma


Tampilkan Komentar