Manfaat tumbuhan Bungur Kecil

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Juli 13, 2019
Manfaat Tanaman Bungur Kecil
Bungur Kecil
(Lagerstroemia indica L.)
Tumbuhan Bungur Kecil (Lagerstroemia indica L.) yang berasal dari Tiongkok dan Jepang ini sekarang tersebar di seluruh tempat tropis Indonesia. Bungur kecil biasa ditanam sebagai tanaman hias di halaman, taman dan di pinggir-pinggir jalan, mampu juga ditemui tumbuh liar di tebing-tebing dan tepi hutan. Bungur kecil sangat digemari orang karena warna bunganya yang indah. Perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2 - 7 m, umumnya tumbuh baik pada ketinggian 700 m di atas permukaan maritim. Batangnya berkayu, bercabang banyak yang keluar dari bagian ujung yang meruncing, cabang melengkung dengan kulit pohon berwarna coklat, halus dan agak berkilap. Daunnya tunggal, bertangkai pendek, tumbuh berseling, bentuknya elips atau memanjang, dengan panjang 2 - 7 cm, dan lebar 1 - 4 cm, ujung tumpul sedikit bertaring, pangkal membagi, tepi rata, warnanya hijau bau tanah. Bunga beragam berbentuk malai, panjangnya 10 - 50 cm, tumbuh berkumpul di ujung batang atau keluar dari ketiak daun, berwarna lembayung, merah muda, putih atau ungu, pinggir daun mahkotanya bergelombang. Permukaan tangkai bunganya ada yang licin dan ada pula yang berbulu, tanaman ini berbunga sepanjang tahun.

Familia : Lythraceae.

Sinonim : Lagerstroemia Chinensis L.

Nama daerah : Bungur jepang

Nama asing
Zi wei hua (T), malendres, pelendres (F), crape myrtlle (I), melendres, melindres (S), inai merah (M).

Sifat Kimiawi dan dampak Farmakologis
Agak pahit, netral, berkhasiat merangsang sirkulasi, menghentikan pendarahan (hemostatis), antiradang (antiinflamasi), peluruh kemih (diuretik), pengelat (astringent), menetralisasi racun. Bunga, daun, dan kulit kayu bersifat purgatif (pencahar).

Kandungan Kimia
  • Daun mengandung decinine, decamine, lagerstroemine, lagerine, dihydroverticillatine, decodine.
  • Akar mengandung sitosterol, 3,3',4-trimethylellagic acid.
Bagian yang digunakan
Bunga, akar, daun, dan kulit kayu, direbus kemudian diminum. Untuk penyimpanan, dicuci kemudian dijemur.

Kegunaan
  • Batuk darah (hemoptysis), muntah darah (hematemesis)
  • Buang air besar mengandung darah
  • Pendarahan sehabis melahirkan
  • Keputihan (leucorrhoea)
  • Radang payudara (mastitis)
  • Radang hati (hepatitis), penyakit kuning (icteric jaudice)
  • Busung perut, abuh (edema)
  • Keracunan tripterygium wilfordii
  • Disentri
  • Sakit gigi, pusing
  • Luka berdarah, bisul (furunculus), koreng, pembengkakkan (abses), eksim (ekzema)
  • Tulang patah (fraktur)
  • dan lain-lain.
Dosis Pemakaian
  1. Pemakain Luar : bungur kecil direbus kemudian airnya digunakan untuk mencuci potongan sakit atau materi dikeringkan dan digiling menjadi bubuk, kemudian ditempelkan pada kepingan yang sakit.
  2. Pemakaian dalam (minum) : 15-30 gram tanaman. direbus kemudian airnya diminum.
Pemakaian Luar
  1. Bisul (furunculus), koreng : akar dan bunga bungur kecil dikeringkan kemudian digiling hingga menjadi bubuk, tambahkan arak putih secukupnya hingga berbentuk bubur kental kemudian ditempelkan pada penggalan yang sakit.
  2. Eksim (ekzema) : akar atau daun bungur kecil secukupnya dicuci bersih lalu direbus dengan air, air rebusannya digunakan untuk mencuci pecahan sakit.
  3. Radang payudara (mastitis), eksim : daun bungur kecil secukupnya ditumbuk hingga halus lalu ditempelkan pada penggalan yang sakit.
  4. Campak : 500 gram tanaman bungur kecil direbus dengan air secukupnya kemudian airnya digunakan untuk mencuci kulit yang terkena campak.
Pemakaian Dalam
  1. Sakit kepala sebelah (migrain) : 30 gram akar bungur kecil dimasak bersama dengan 60 gram daging sapi kemudian dimakan.
  2. Sakit kuning, hepatitis : 15 gram akar bungur kecil, dan 15 gram daunnya direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, disaring kemudian airnya diminum.
  3. Sakit gigi : 15 gram akar bungur kecil dimasak bersama daging ayap atau sapi hingga matang lalu dimakan.
  4. Batuk darah (hemoptysis), muntah darah (hematemesis), buang air besar mengandung darah : 30 gram akar bungur kecil, direbus dengan 200 cc air hingga tersisa 80 cc, disaring lalu diminum airnya dua kali sehari sebanyak 40 cc.
  5. Disentri : 30 gram daun atau akar bungur kecil, 15 gram patikan kebo (Euphorbia hirta L.) direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc disaring lalu airnya diminum.
  6. Hepatitis : 15 gram akar, 15 gram daun bungur kecil, direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc disaring lalu airnya diminum selagi hangat.
  7. Bisul (furunculus) : 30 gram akar bungur kecil direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc disaring lalu airnya diminum selagi hangat.
  8. Biduran (urtikaria) : 30 gram tanaman bungur kecil direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc sesudah hambar disaring kemudian airnya diminum.
  9. Campak : 60 gram tumbuhan bungur kecil dan 30 gram pegagan (centella asiatica [L.] Urban.) direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, sesudah cuek disaring kemudian airnya diminum untuk dua kali sehari, setiap kali minum 150 cc.
Catatan
  1. Wanita hamil dihentikan meminum rebusan tanaman obat ini.
  2. Setiap pengobatan dilakukan secara teratur. Untuk penyakit berat tetap konsultasikan ke dokter.
Kunjungi tanaman berkhasiat obat yang lain di Macam tanaman berguna Obat


Tampilkan Komentar