Bahaya bisul Pielonefritis pada Ibu Hamil

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Juli 15, 2019
Infeksi pada Ibu Hamil
Infeksi Pielonefritis pada Ibu Hamil seringkali menjadi penyebab utama persalinan prematur, yang menempatkan bayi pada risiko tinggi terhadap komplikasi yang serius dan bahkan akhir hayat. Adapun bengkak  Pielonefritis akut adalah bisul bakteri pada ginjal. Dalam kebanyakan kasus, jerawat awalnya berkembang di saluran kemih bawah, dan apabila tidak didiagnosis dan diobati dengan benar, infeksi ini akan menyebar dari uretra dan tempat genital ke kandung kemih dan kemudian ke salah satu atau kedua ginjal.

Ibu hamil lebih mungkin untuk mengembangkan pielonefritis dari pada perempuan yang tidak hamil. Hal ini dikarenakan perubahan fisiologis selama hamil yang dapat mengganggu fatwa urin. Normalnya, ureter mengalirkan urin dari ginjal ke kandung kemih dan mengeluarkannya dari badan melalui uretra. Sedangkan pada Ibu Hamil, konsentrasi tinggi hormon progesteron mampu menghambat kontraksi jalan masuk drainase tersebut. Hal ini diperparah kondisi rahim yang semakin membesar selama hamil yang juga dapat memampatkan ureter.

Perubahan fisiologis pada Ibu Hamil tersebut dapat mengakibatkan kasus pengaliran urin dari ginjal, sehingga menyebabkan urin untuk tetap “menggenang”. Hal ini memicu basil dalam kandung kemih mampu bermigrasi ke ginjal bukannya disaring keluar dari system, sehingga memicu abses. basil escherichia coli (E. coli) adalah bakteri penyebab yang paling umum. kuman lain, seperti klebsiella pneumoniae, spesies proteus, dan staphylococcus juga mampu menyebabkan abses ginjal yang berbahaya untuk ibu hamil.

Gejala infeksi Pielonefritis pada Ibu Hamil ialah demam tinggi, merinding, dan nyeri di kedua sisi punggung bawah. Dalam beberapa kasus, nanah ini menimbulkan mual dan muntah. tanda-tanda kencing juga umum terjadi seakan-akan urgensi (dorongan untuk segera buang air kecil), disuria (nyeri buang air kecil) dan hematuria (darah dalam urin)

Infeksi Pielonefritis pada Ibu Hamil telah dikaitkan dengan banyak sekali masalah serius. abses ini dapat menimbulkan bisul basil di dalam pedoman darah yang disebut sepsis. Hal ini lalu dapat menyebar ke kepingan lain dari tubuh dan menyebabkan kondisi serius yang memerlukan perawatan darurat. Pielonefritis yang tidak segera diobati juga mampu mengakibatkan gangguan pernapasan akut akibat cairan yang menumpuk di paru-paru.

Penanganan yang sempurna abses Pielonefritis pada Ibu Hamil dapat membantu meminimalisir risiko komplikasi balasan bengkak. Pengobatan abses Pielonefritis Pada Ibu Hamil antibiotic, dan apabila nanah sudah parah, ibu hamil mungkin perlu menjalani perawatan di rumah sakit.

Ringkasan:
  • Infeksi Pielonefritis Pada Ibu Hamil menjadi penyebab persalinan premature, bahkan keguguran,
  • Infeksi Pielonefritis bias dimulai dengan adanya nanah kandung kemih, dan akan berkembang apabila tidak segera siatasi,
  • Gejala bengkak Pielonefritis Pada Ibu Hamil ialah demam tinggi, merinding, nyeri di kedua sisi punggung bawah mual dan muntah.

Tampilkan Komentar