Aturan Imunisasi untuk Mencegah Penyakit Difteri

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Juli 08, 2019
Imunisasi Anak
Penyakit Difteri yang dikala ini sedang mewabah di beberapa kota pulau jawa,  menjadi duka cita mendalam untuk dunia kesehatan Negara Indonesia. menurut data terbaru, 38 anak telah meninggal dunia karena difteri. Dan hingga dikala ini masih ada sekitar 600 anak dari 120 kota kabupaten yang sedang berjuang melawan Penyakit Difteri yang mematikan ini.

Penyakit Difteri yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae muncul karena masyarakat tidak pernah atau tidak lengkap melaksanakan imunisasi anti difteri. Imunisasi untuk mencegah Difteri terdapat pada imunisasi DPT ( Difteri, Pertusis, dan Tetanus) tidak hanya dilakukan satu dua kali saja, namun harus lengkap.

Imunisasi lengkap untuk Mencegah Penyakit Difteri yaitu sampai anak berusia satu tahun harus 3 kali DPT, sampai usia 2 tahun harus sudah 4 kali DPT, dan dikala usia 5 tahun ansak sudah harus mendapat 5 kali DPT. Dilakukan lagi ketika Kelas 1 SD ditambah lagi 1 kali DT, kelas 2, 3, atau 5 tambah 2 kali TD, dan hingga kelas lima SD anak sudah harus melakukan delapan kali (imunisasi DPT).

Apabila orang renta lupa atau kurang menyampaikan Imunisasi DPT kepada putra putrinya, untuk segera mendatangi puskesmas atau rumah sakit untuk melengkapi. karena apabila dalam suatu daerah sudah berstatus daerah KLB (Kejadian Luar Biasa).

Satu masalah difteri ditemukan maka sudah mampu disebut KLB, dan semua anak yang berumur 1 hingga 19 tahun harus ditambah tiga kali imunisasi difteri lagi. Imunisasi ini dilakukan dengan interval 0-1-6 bulan. Maksudnya adalah imunisasi Difteri diberikan pada bulan ini, satu bulan lalu diimunisasi difteri lagi, dan terakhir enam bulan lalu.

Ringkasan:
  • Penyakit Difteri sudah menyebabkan 38 anak telah meninggal dunia, dan ratusan lainnya masih dirawat,
  • Penyakit Difteri disebabkan oleh kuman Corynebacterium Diphtheriae muncul lantaran tidak imunisasi atau imunisasi tidak lengkap,
  • Imunisasi Difteri ada termasuk di dalam imunisasi wajib yang telah diprogramkan oleh pemerintah,

Tampilkan Komentar