8 Fakta Penggunaan Alat Kontrasepsi IUD

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Juni 28, 2019
 Penggunaan IUD
IUD (intrauterine device) merupakan jenis alat kontrasepsi jangka panjang, yang memiliki imbastivitas lebih tinggi dibandingkan kontrasepsi oral. Alat kontrasepsi yang juga sering disebut KB Spiral ini berbentuk seolah-olah karakter T, berukuran sekitar 3 cm dan terbuat dari plastik, dna hanya boleh dipasang  atau dilepas kembali oleh dokter kandungan atau bidan ke dalam rahim.

Alat Kontrasepsi IUD bekerja dengan Tutorial mencegah sel telur dibuahi sel sperma. Dan dengan semakin banyaknya peminat IUD, Tips Kesehatan Keluarga Bunda akan menjelaskan menganai beberapa fakta seperuta IUD, yang diantaranya adalah:

IUD Lebih dampaktif dibandingkan pil KB yang hanya memiliki tingkat egektivitas 92-97, sedangkan IUD mempunyai tingkat imbastivitasnya mencapai 99%.

Pemasangan IUD tidak selalu menyakitkan, lantaran prosesnya mampu dilakukan tidak lebih dari 5 menit. Pemasangan Alat Kontrasepsi ini dilakukan setelah kurun menstruasi, dimana mulut rahim terbuka lebih lebar.

Pengguna IUD akan mengalami haid lebih berat atau bahkan tidak mengalami haid sama sekali. Hal ini tergantung anda menentukan IUD yang memiliki hormon atau tidak. IUD yang mengandung hormon progesteron akan membuat periode menstruasi lebih singkat, bahkan 20 % wanita yang menggunakan IUD tidak mengalami haid. IUD tanpa hormonal akan biasanya akan membuat darah haid yang keluar lebih banyak dan Siklus Menstruasi terjadi lebih usang.

IUD merupakan alat kontrasepsi yang sangat kondusif, karena ketika ini telah didesain sedemikian rupa sehingga tidak mengakibatkan bisul panggul dan infertilitas. WHO dan American Medical Association juga menyebut IUD merupakan alat kontrasepsi paling aman, pengaruhtif dan tahan lama digunakan pada perempuan.

Pengguna IUD tidak perlu repot mengingat acara minum pil harian atau menyuntikkan hormon setiap satu atau tiga bulanan sekali. Hal ini dikarenakan  IUD mampu bertahan 3 hingga 10 tahun (tergantung model apa yang Anda pilih).

IUD tidak mengganggu hubungan suami istri, karena benang IUD dibuat dari bahan yang sangat lembut. Rasa tidak nyaman yang mungkin dirasakan laki-laki bisa terjadi apabila dokter memotong benangterlalu pendek, sehingga mampu diperbaiki oelh dokter yang memasang.

Harga Pemasangan IUD lebih Murah, apabila dibandingkan dengan penggunaan Alat Kontrasepsi lain. Hal ini tentu dihitung dari seberapa efektif jangka waktu IUD dalam mengetaur jarak kehamilan, yang tentu terhitung tahunan.

IUD tidak mengganggu kesuburan wanita, lantaran menurut penelitian sekitar 85 % wanita akan menerima kehamilan kembali l dalam periode satu tahun setelah IUD dilepas. Hal ini tentu saja apabila acara kehamilan sebelumnya tidak mengalami kasus.

Ringkasan:
  • Alat Kontrasepsi IUD mampu bertahan dalam jangka panjang bahkan mencapai 10 tahun tergantung dari jenis yang anda pilih,
  • Desain IUD dikala ini telah sangat aman, sehingga tidak menimbulkan infeksi panggul atau gangguan kesuburan,
  • IUD mempunyai tingkat dampaktivitas hingga mencapai 99% dan merupakan alat kontrasepsi yang paling murah.

Tampilkan Komentar