6 Jenis Keputihan pada Miss V

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Juni 24, 2019
Semua wanita pasti pernah mencicipi, ketika melepas celana dalam terus melihat cairan yang agak-agak abnormal, kadang ada, kadang tidak, kadang muncul, kadang busuk banget. Dari warna bening, putih, kuning, ijo, merah. pasti anda bakal bertanya, "Ini normal tidak yaa?" "Ee, jangan jangan aku kena penyakit / keputihan." "Jangan-jangan Miss V ku ada masalah" "Jangan jangan, Jangan jangan??"

Nah, Biar anda tidak bingung. Tips kesehatan Keluarga Bunda akan menjelaskan beberapa jenis cairan normal V atau termasuk keputihan, dan kapan sih anda harus segera membawa, dan memeriksakan hal tersebut ke dokter.

Cairan Bening seolah-olah Putih Telur

Banyak banget wanita yang mengeluhkan V nya becek dan keluar cairan-cairan yang kental seperti putih telur. Ini adalah hal yang sangat normal, Ada beberapa hal yang menimbulkan V anda Jadi becek seakan-akan putih telur itu:
  • Itu yaitu mekanisme normal vagina untuk membersihkan dirinya sendiri dari segala macam kuman. Makara, cairan V keluar dari mulut servix, Biar segala macam kuman kuman di vagina turun ke bawah.
  • bisa Jadi anda dalam kala ovulasi atau kala subur. Cairan vagina ini sangat berkhasiat biar si P mudah keluar masuk di V dan mempermudah pergerakan sperma. Makara seolah-olah pelicinnya sperma gitu biar cepat hingga ke sel telur.
  • Bisa Kaprikornus itu tanda kehamilan, lantaran kehamilan akan merubah segala macam hormon di badan anda, Termasuk hormon di V yang menciptakan Kaprikornus cepat becek.
  • Itu adalah tanda bahwa anda terangsang dan agresif tinggi. Kaprikornus, itu adalah prosedur alami dari vagina untuk mempersiapkan dirinya,

Nah, sudah tidak khawatir kan? Yang perlu anda lakukan hanya membilas cairan tersebut dengan air bersih semoga cairan tersebut hilang dari V anda.

Kental Berwarna Putih Susu sampai Kuning Kulit Telur

Biasanya perempuan mengalami hal ini ketika:
  • Untuk melembabkan vagina, Kaprikornus fungsinya sama seolah-olah cairan putih telur tadi Hanya saja, ketika cairan putih ini keluar. Anda dalam keadaan tidak subur Atau bukan waktunya ovulasi.
  • Bisa Jadi itu indikasi anda terkena abses jamur atau bengkak bakteri (Keputihan). Tapi, itu disertai dengan gejala gatal, sakit, basi susu busuk, kedaluwarsa wangi, dan terasa tidak nyaman di V.

Cairan Kuning sampai Hijau

Wanita mengeluarkan cairan berwarna kuning-hijau itu dari kuliner yang di makan atau obat yang di pakai. Makara, ketika mengeluarkan cairan tersebut anda harus mengamati kuliner apa yang gres di makan Ataupun obat obatan apa yang baru anda konsumsi. Kalo anda ada keluhan gatal, nyeri, panas, sakit di perut bawah, sakit dikala kencing, Dan mengeluarkan cairan kuning-hijau bisa Makara itu indikasi anda terkena basil ataupun virus di V anda, seperti chlamydia, gonorrhea, Trychomoniasis, dan segala macam jenis bakteri V lainnya.

Jadi, ketika merasa tidak nyaman pada V anda dan mengeluarkan cairan kuning - hijau, anda harus segera berobat ke dokter biar dilakukan investigasi lebih lanjut. basil apa sih yang menginfeksi Miss V anda sehingga menjadi Penyebab Keputihan.

Warna Merah Darah hingga Coklat renta

Biasanya perempuan akan mengeluarkan cairan berwarna merah darah sampai coklat bau tanah ketika mengalami sklus menstruasi. ini adalah hal yang sangat normal. selain itu, perempuan mampu mengeluarkan spotting atau bercak darah ketika mengalami siklus ovulasi Kaprikornus ketika telur jatuh untuk di buahi. beberapa wanita akan mengalami spotting atau bercak darah sedikit. Kaprikornus, itu biasanya terjadi di tengah tengah siklus menstruasi anda.

Sebagai contoh Siklus Menstruasi anda 28 hari Biasanya spotting terjadi di hari ke 14,15, atau 17. Terjadi sehari dua hari dan darahnya tidak sebanyak dikala menstruasi, dan ini ialah hal yang normal. Kadang, perempuan mengalami spotting ketika menggunakan obat perubah hormon seolah-olah Pil KB atau Pil Darurat Pendarahan V dan dikatakan tidak normal bila di luar siklus menstruasi tersebut. banyak sekali penyebab V berdarah seperti kanker, jerawat, kehamilan palsu, perlukaan, dan lain lain Tapi hal tersebut harus di lakukan investigasi lebih lanjut apakah anda mengalami Keputihan ataukah tidak.

Cairan berwarna pink Ini biasanya normal terjadi ketika anda selesai menstruasi cairan putih normal pelembab V bercampur dengan darah sisa menstruasi Makaralah cairan berwarna pink. Selain itu bisa juga ketika melaksanakan korelasi X. Jadi darah dari V yang berwarna merah bercampur dengan sperma itu akan menjadi warna pink

Cairan yang keluar berwarna bubuk-abu terang hingga debu-abu gelap, Ini ialah warna cairan yang sangat tidak umum Warna abu bubuk terang sampai gelap, ini mengindikasikan bahwa V terinfeksi basil. Apalagi jikalau disertai gatal, nyeri, kencing panas, busuk busuk wangi, tidak nyaman dikala pipis Itu harus segera di periksakan ke dokter. bisa Kaprikornus anda terkena kumanal vaginosis, atau V terinfeksi basil.

Hal ini terutama apabila anda pernah melaksanakan korelasi X bebas atau berganti ganti pasangan, terperinci, resiko tersebut akan sangat tinggi terkena pada V. Selain itu, semua cairan V akan menjadi tidak normal, kalau anda merasa tidak nyaman pada V, seolah-olah gatal, nyeri ketika pipis, nyeri pada perut bawah, sakit, basi busuk Ini harus segara anda bawa ke Dokter karena anda mungkin mengalami keputihan.

Ringkasan:
  • Keluarnya cairan pada Miss V merupakan hal yang wajar terjadi, dan hampir semua perempuan mengalaminya,
  • Yang membedakan tingkat ancaman cairan yang keluar dari miss V yaitu warna dan pengaruh lain yang dirasakan perempuan, sehingga termasuk dalam tanda-tanda keputihan.
  • Cairan Miss V berwarna debu-abu mengindikasikan adanya suatu penyakit berbahaya yang harus segera dilakukan pemeriksaan ke dokter.

Tampilkan Komentar