Cara Mengatasi Kram Kaki Pada Ibu Hamil

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Mei 28, 2018
Cara Mengatasi Kram Kaki Pada Ibu HamilSetiap orang pasti pernah mengalami cedera otot atau menegangnya otot. Cedera otot atau tegangnya otot sering pula disebut dengan kram. Hal itu biasa terjadi ketika kita salah melkamikan gerakan dikala olah raga atau kita mengangkat beban yang terlalu berat untuk diri kita sendiri. Salah posisi dalam tidur juga menghasilkan cedera otot, biasa terjadi pada bagian bahu dan leher. Cedera otot yang biasa kita rasakan merupakan pada bagian betis, jari – jari, dan juga bahu dan leher. Ada banyak faktor terjadinya cedera otot atau tegang otot. Beberapa penyebab terjadinya kram merupakan kurangnya mineral dalam tubuh kita, hal tersebut juga dapat menghasilkan kram pada kaki. Kram juga dapat terjadi karena adanya tekanan yang terlalu berat terhadap syaraf tulang belakang yang membuat kaki terasa nyeri pada dikala berjalan. 

Jika suplai darah tidak memadai, akan ada penyempitan arteri yang menghasilkan nyeri. Dehidrasi dapat menghasilkan kram karena cairan dalam tubuh kita berkurang, dan membuat sirkulasi darah kita tersendat. Kehamilan pun dapat menjadi penyebab terjadinya kram. Kehamilan dapat mengurangi kalsium dan magnesium yang menghasilkan kram, maka dari itu sangat dianjurkan untuk ibu hamil mengkonsumsi kalsium untuk mengurangi resiko kram. Terlalu lama duduk juga dapat membuat cedera otot yang menghasilkan kram. Pada dikala cuaca dingin, dapat menghasilkan kram pada kaki. Jelas terlihat ada banyak sekali hal – hal yang menghasilkan kram. Lalu pada ibu hamil juga sering mengalami kram kaki apalagi diusia akhir kehamilan. Bagaimana cara mengatasi kram kaki pada ibu hamil?

Cara mengatasi kram kaki pada ibu hamil


Pada usia akhir kehamilan, ibu sering kali mengalami kram kaki. Hal tersebut biasa terjadi berulang kali dalam sehari, membuat aktivitas ibu terganggu karena nyeri kaki tersebut. Lalu bagaimanakah cara untuk mengatasi kram kaki pada ibu hamil tersebut? ada beberapa langkah yang dapat dilkamikan oleh ibu hamil dikala kram kaki terjadi. Pertama, dikala kram terjadi usahakan untuk menghentikan sejenak aktivitas yang dilkamikan. Kram kaki tersebut mungkin terjadi karena lelahnya kaki untuk menopang berat bada ibu yang sudah hamil tua. Karena kurangnya mineral dalam tubuh membuat kram akan lebih sering terjadi. Maka dari itu ibu hamil harus segera menghentikan aktivitasnya jikalau kram terjadi. Sehingga otot – otot yang tegang pada dikala kram dapat segera melemas dan mengendur, dan kaki kram tidak terasa nyeri lagi. Setelah berkurang rasa nyeri yang terjadi tadi, pijat pelan – pelan di sekitar bagian yang kram tersebut, jangan langsung pijat pada bagian yang kram, karena hal tersebut dapat menghasilkan salah otot atau bergesernya otot. 

Otot yang kram akan bergeser jikalau dipijat, karena kondisi otot pada dikala itu masih kkami, sehingga tidak dapat fleksibel pada dikala dipijat. Lain cara untuk mengatasi kram kaki pada ibu hamil merupakan dengan mengkompres bagian yang kram dengan air panas. Tegangnya otot pada bagian yang kram dapat dikendurkan dengan air panas. Tuang air panas ke dalam botol, kemudian tutup botol tersebut dan kompreskan ke bagian kaki yang kram. Hal tersebut akan membuat otot lebih relaks dengan air hangat tersebut. Tubuh kita sebagian besar mengandung air, jikalau kita kekurangan cairan maka sirkulasi darah dalam tubuh juga akan terganggu. Seperti sungai yang mengalir pada dikala musim kering, air tersebut tidak dapat mengair ke muara karena mongering. Begitu pula tubuh kita, kram akan terjadi dikala kita kekurangan air putih. Maka dari itu dikala kram sangat dianjurkan untuk meminum aor putih yang banyak. Baca: Manfaat Bunga Mawar Putih Untuk Kecantikan Dan Kesehatan

Tampilkan Komentar