11 Manfaat Daun Pulutan Untuk Pengobatan Tradisional (Tips)

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Oktober 27, 2017
Pernahkah anda melihat daun pulutan? Anak-anak biasanya saling melempar buahnya ke arah sahabat mereka. Anak wanita akan merasa jengkel, ketika buah pulutan menempel di rambut atau baju mereka. Fakta kesehatan yang cukup mengejutkan bahwa daun pulutan ternyata mampu digunakan untuk mengatasi berbagai jenis penyakit dan perkara kesehatan.

11 Manfaat Daun Pulutan untuk Pengobatan Tradisional
Daun pulutan efektif untuk mengatasi penyakit influenza, keputihan, gondok, rematik, dan banyak lagi. Apa diam-diam di balik semua ini? Sebelum mengupas manfaat pulutan bagi kesehatan dan kecantikan, kita akan mengenal tanaman ini lebih akrab.

Ciri-ciri daun pulutan

Nama ilmiah untuk pulutan ialah Urena Lobata, tergolong ke dalam keluarga Malvaceae. Jadi, tanaman ini masih memiliki hubungan dengan kembang sepatu dan kapas.

Nama lain dari pulutan seakan-akan legetan, kakamomoko, kaporata, polot, kaporata, kapuhak, dan bejak. Orang Cina menyebutnya tao hum, sedangkan dalam bahasa Inggris disebut caesarweed. Mungkin anda mempunyai sebutan lain untuknya?

Tinggi pohonnya dapat mencapai sekitar 2 meter, dengan batang kayu yang berwarna ungu. Bentuk daun pulutun sekilas ibarat dengan daun maple.

Bunga pulutan berwarna pink atau ungu, dengan garis tengah sekitar 1 cm saja. Bunga ini mekar selama sehari saja, lalu bermetamorfosis buah kecil. Tekstur buahnya keras, dengan bulu keras pada permukaannya. Warna buahnya yaitu hijau, lalu berganti dengan coklat atau hitam saat matang.

Kandungan daun pulutan

Akar pulutan mengandung beberapa nutrisi seperti protein, lemak, karbohidrat, pelembab, bubuk, dan serat. Bijinya mengandung lemak, sedangkan daun dan batang pohonnya mengandung zat lendir.

Pulutan memiliki efek farmakologis seakan-akan analgesik, stomakik, anti-rematik, laksatif dan vermifuge. Tanaman ini mempunyai sifat sejuk dan agak anggun. Bagian tanaman yang dapat dipakai untuk pengobatan ialah seluruhnya.


11 Manfaat Daun Pulutan Untuk Pengobatan Tradisional


Di Afrika, pulutan sering dipakai sebagai materi pangan famine (situasi paceklik). Tanaman herbal ini juga mampu mengatasi banyak sekali keluhan kesehatan seperti penyakit kolik, arthritis, benjol, batuk, sakit perut, radang tonsil, malaria, dll. Berikut ini cara menggunakan daun pulutan sebagai obat rumahan:

1. Mengobati rematik

Nyeri sendi karena penyakit rematik dapat diobati dengan akar urena. Jemur 50 gram akar pulutan hingga kering, rebus bersama 2 ½ gelas hingga tersisa 1 ½ gelas. Minum ketika airnya masih hangat. Baca juga: 8 Cara Tradisional Untuk Mengobati Rematik!

2. Meredakan influenza


Untuk mengobati penyakit flu secara alami tanpa dampak samping, buatlah racikan pulutan. Caranya, rebus 20 gram akar legetan bersama 3 gelas air. Tunggu hingga mendidih dan airnya berkurang 2 gelas. Setelah airnya agak cuek, minum setiap malam hari.

3. Mengatasi diare dan disentri

Untuk menghentikan diare akhir penyakit disentri, gunakan ramuan daun pulutan. Caranya sama dengan racikan untuk mengatasi tanda-tanda rematik.

4. Meredakan memar dan keseleo

Untuk mengatasi keseleo pada kaki atau tangan, terapkan daun pulutan yang telah dihaluskan. Balut dengan kain kasa, biarkan selama beberapa menit kemudian bilas dengan air hangat.

5. Mengencerkan dahak

Daun urena juga efektif untuk mencairkan dahak, sehingga dapat dikeluarkan dengan simpel oleh tubuh. Cara memakainya, siapkan 3 gram daun pulutan. Cuci dengan air matang, tambahkan sedikit garam dapur. Kunyah hingga lembut, telan airnya saja. Ulangi cara ini pada pagi, sore, dan malam hari.

6. Sebagai obat keputihan dan kencing keruh

Pulutan mampu dijadikan sebagai obat rumahan bagi penyakit keputihan. Rebus 45 gram akar pulutan segar dengan 350 ml air hingga tersisa 250 ml. Airnya mampu diminum dikala cuek.

7. Mengurangi benjol balasan nephritis

Cara memakainya, 45 gram akar pulutan direbus dengan 3 ½ gelas. Tunggu hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Minum airnya sewaktu pagi juga sore hari.

8. Sebagai obat radang amandel

Tonsilitis dapat diobati dengan akar pulutan. Ambil 55 gram akar tumbuhan ini, lalu direbus dengan 750 ml air hingga airnya tertinggal 250 ml saja. Minum ketika pagi dan sore, dengan takaran ½ gelas.

9. Mengeringkan luka koreng dan nanah

Bunga pulutan pengaruhtif untuk menciptakan jerawat dan luka koreng lebih cepat menjadi kering. Tumbuk bunganya, kemudian balurkan pada luka di kulit.

10. Menetralkan racun akhir gigitan ular

Ketika badan anda digigit oleh ular berbisa, oleskan daun pulutan yang sudah ditumbuk halus.

11. Sebagai obat malaria

Akar urena mempunyai sifat anti malaria. Cukup dengan merebus akarnya, lalu minum airnya 2 kali dalam sehari.

Nah, itulah 11 manfaat daun pulutan untuk pengobatan tradisional. Kaprikornus, buah pulutan ternyata tidak hanya memiliki kegunaan sebagai mainan anak kecil saja. Simak juga: 6 Manfaat Rumput Belang Atau Zebrina Untuk Kesehatan. Mungkin banyak lagi manfaat dan khasiat pulutan lainnya, silahkan tuangkan pengalaman anda dengan mengisi kolom komentar yang disediakan di bawah ini.

Tampilkan Komentar