9 Penyebab Pendengaran Berkurang Dan Cara Mengatasi (Tips)

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Juli 10, 2017
Telinga sebagai indra pendengaran dapat mengalami gangguan, yang menyebabkan kinerja dan fungsinya menurun. Penyebab pendengaran berkurang, harus diketahui dengan segera untuk mencegah kondisi semakin memburuk. Kerusakan pada indera pendengaran mampu terjadi di kepingan dalam, tengah, atau luar.

pendengaran
Menjaga kesehatan telinga harus kita lakukan, untuk mencegah kerusakan pada alat dengar ini. Kehilangan pendengaran tentu menciptakan seseorang merasa aib, dikala lawan bicara harus mengulang-ulang perkataan.

Cara mengetahui tingkat gangguan pendengaran

Untuk mengetahui parah atau tidaknya gangguan pada pendengaran, dokter akan melaksanakan tes audiogram. Intensitas paling lemah yang mampu didengar oleh orang normal yaitu sekitar 0-15 dB.


9 Penyebab Pendengaran Berkurang Dan Cara Mengatasi


Tuli bekerjsama merupakan penurunan fungsi pendengaran yang sangat parah. Suara yang masuk ke pendengaran akan merambat menuju koklea, yang berisi cairan. Ketika cairan ini bergetar, maka akan menggerakkan beribu-ribu rambut halus dalam indera pendengaran. Kemudian getaran suara diubah menjadi impuls saraf yang kesudahannya dikirim ke otak untuk proses pengenalan bunyi.

Salah satu struktur telinga yang terganggu dapat menimbukan kasus pendengaran. Penyebabkan gangguan pendengaran berat seolah-olah berikut ini:

1. Gendang telinga yang bocor


Kebocoran pada gendang telinga dapat disebabkan oleh trauma kepala, bunyi keras, bengkak indera pendengaran, atau masalah lain.

2. Usia

Seiring perubahan usia, biasanya struktur indera pendengaran menjadi kurang elastis. Kerusakan mampu terjadi pada rambut-rambut halus yang mengalami penurunan respon terhadap gelombang bunyi.

3. Infeksi indera pendengaran

Gangguan pendengaran juga mampu disebabkan oleh bengkak pada pendengaran,  yang pada risikonya cairan menumpuk dalam telinga.

4. Obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat antibiotik, pereda sakit kepala, dan lainnya mampu menimbulkan efek samping berupa gangguan pendengaran.

5. Suara terlalu keras

Suara keras yang bersumber dari pesawat terbang atau mendengar musik lewat earphone, mampu merusak sel-sel rambut di koklea. Suara nyaring dan durasi yang usang mampu menyebabkan kerusakan makin parah.

6. Penyakit tertentu

Tuli juga dapat dipicu oleh beberapa penyakit seperti penyakit meniere, gondok, campak, dan meningitis.

7. Benda aneh masuk ke dalam pendengaran

Benda abnormal yang menyumbat lubang dalam indera pendengaran, akan mengurangi kemampuan untuk mendengar.

8. Tumor

Tumor jinak dan ganas juga mampu mengakibatkan tuli. Contohnya adalah meningioma dan neuroma akustik.

9. Faktor Genetik

Struktur pendengaran yang absurd dapat terjadi sejak lahir, yang membuat seseorang tidak dapat mendengar dengan baik.

4 Jenis Gangguan Pendengaran

1. Tuli Konduktif

Gangguan pendengaran ini disebabkan gendang indera pendengaran tidak sanggup menghantarkan bunyi dengan sempurna ke indera pendengaran penggalan dalam. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh tumor, abses pendengaran, atau penumpukan lilin pada indera pendengaran.

Tuli konduktif umumnya bersifat sementara. Penanganan secara medis untuk kasus ini ialah alat bantu dengar, operasi bedah, atau implan telinga tengah. Sesuai dengan penyebab khusus gangguan tersebut.

2. Tuli sensorineural

Masalah pendengaran ini disebabkan oleh kerusakan pada sel rambut di dalam rumah siput (koklea). Penyebab lainnya yaitu kerusakan pada saraf atau otak. Tuli sensorineural umumnya dialami oleh orang tua, akibat perubahan saraf dan sel-sel sensorik yang bersifat permanen. Gangguan ini mampu diatasi dengan alat bantu dengar, implan pendengaran tengah, atau pencangkokan rumah siput. Tergantung parah atau tidaknya.

3. Gangguan pendengaran saraf

Tuli ini mengakibatkan saraf auditori tidak mampu mengirim sinyal ke otak. Gangguan ini umumnya parah dan bersifat permanen. Pengobatan secara medis untuk jenis tuli ini paling sering yaitu implan batang otak auditory.

4. Gangguan pendengaran adonan

Gangguan ini adalah kombinasi dari tuli sensorineural dan konduktif. Tuli ini biasanya disebabkan oleh infeksi kronis, cedera kepala, atau kelainan bawaan. Masalah ini dapat diatasi dengan pengobatan, alat bantu dengar, operasi bedah, atau cangkok pendengaran indera pendengaran tengah.

Nah, itulah 9 penyebab pendengaran berkurang. Simak juga 7 Nutrisi Untuk Menajamkan Pendengaran. Telinga yaitu indera penting yang sering digunakan untuk komunikasi, mendengarkan nasihat yang bermanfaat, dan sejuta manfaat lainnya. Jadi, jagalah indera pendengaran anda sebaik mungkin.

Tampilkan Komentar