(Tips) 6 Manfaat Bunga Pecut Kuda Sebagai Obat Alami

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Juni 19, 2017
Banyak orang merasa ingin tau, kenapa sebuah tanaman disebut pecut kuda? Jika anda melihat kelopak bunganya, pastinya simpel untuk menebak dasar penamaan tumbuhan ini. Di balik bunganya yang anggun, ternyata tanaman pecut kuda kaya akan berbagai zat penting yang berguna untuk mengobati beberapa penyakit berat. Apa saja penyakit yang dapat diobati oleh daun pecut kuda?

6 Manfaat Bunga Pecut Kuda Sebagai Obat Alami
Pecut kuda mudah tumbuh secara liar di tanah berpasir atau padang rumput, sebagai gulma bagi tanaman lain. Sebutan ilmiah untuknya yaitu verbena indica atau stachytarpheta jamaicensis, dari keluarga verbenaceae. Nama lainnya seperti sekar laru, karomenal, biron, jarong, dll. Dalam bahasa Inggris, tanaman ini disebut snakeweed.

Tinggi pohon sekar laru, mampu mencapai 3 meter. Daunnya berkerut, sekilas menyerupai dengan kulit jeruk. Warna daunnya akan menjelma hijau gelap, kalau terkena paparan cahaya matahari selama seharian. Bunganya dapat tumbuh sepanjang tahun, dengan warna ungu atau kebiruan.

Bunga pecut kuda hanya mekar selama sehari, kuncup di atasnya akan mekar sesudahnya. Mahkota bunga biasanya berjumlah ganjil, tertata dalam bulir yang memanjang. Buahnya memiliki biji yang bentuknya runcing dengan warna hitam.

Senyawa kimia yang telah diketahui terdapat dalam sekar laru seakan-akan glikosida, alkaloid, dan flavonoida. Adanya zat kimia dalam bunga jarong membuatnya mempunyai khasiat untuk mengobati beberapa penyakit.


6 Manfaat Bunga Pecut Kuda Sebagai Obat Alami


Beberapa penyakit berat dapat diobati memakai ramuan karomenal. Racikan dapat dibuat dengan menyeduh daun atau akar tanaman, dengan segelas air panas. Cara lainnya dengan menumbuk bunga ini, lalu menggunakan airnya. Nah, inilah beberapa penyakit yang mampu diobati oleh tanaman pecut kuda:

1. Hepatitis A

Peradangan pada hati dapat diobati menggunakan ramuan yang terbuat dari tanaman sekar laru. Siapkan 7 tangkai bunga karomenal, kemudian dipotong-potong dan dicuci dengan air. Panaskan 750 ml air dengan api kecil, masukkan materi ke dalamnya. Tunggu hingga airnya berkurang 500 ml, angkat. Minum setiap pagi atau malam secara teratur hingga sembuh. Baca juga: Ramuan herbal untuk mengobati penyakit liver

2. Batuk dan radang pada tenggorokan

Rasa sakit pada tenggorokan disertai dengan batuk, dapat diatasi dengan cara tradisional. Siapkan 50 gram tanaman pecut kuda, 2 siung bawang putih, dan 2 rimpang kencur. Tiga bahan ini ditumbuk hingga lembut, tuangkan ½ cangkir air gula kemudian aduk sampai rata. Peras untuk mendapatkan airnya, minum 3 kali dalam sehari selama seminggu. Lebih lengkap: 9 Cara Mengobati Radang Tenggorokan Secara Alami

3. Rematik dan radang amandel


Sifat anti inflamasi yang terdapat di dalam tanaman ini, efektif untuk meredakan peradangan pada rematik dan tonsillitis. Caranya, ambil 55 gram daun jarong kemudian basuh dengan air yang mengalir. Iris-iris kemudian rebus dengan 750 ml air, sampai tertinggal 250 ml. Minum ½ gelas airnya saja, dikala pagi juga sore.

4. Masalah keputihan

Bau tak sedap menjadi perkara serius bagi wanita yang menderita penyakit keputihan. Sebenarnya, banyak cara untuk menangani gangguan kesehatan ini. Salah satunya memakai karomenal. Ambil 50 gram akar tanaman ini, lalu dipotong-potong. Panaskan 3 gelas air di atas api kecil, dan masukkan materi ke dalamnya. Setelah volume air menjadi 1 gelas, angkat. Minum ½ gelas airnya di pagi juga malam harinya.


Manfaat daun pecut kuda lainnya



Bunga ini juga berkhasiat sebagai obat bagi penyakit:

5. Infeksi kanal kemih.
6. Haid tidak teratur.

Nah, itulah 6 manfaat bunga pecut kuda sebagai obat tradisional. Tanaman liar ini mampu dibiarkan tumbuh sebagai pagar hidup, atau bunga hias. Simak juga: 5 Manfaat Bunga Boroco Bagi Kesehatan. Anda dapat melihat keindahan bunganya yang mekar secara bergantian sepanjang tahun.

Tampilkan Komentar