Daftar Makanan Penurun Hipertensi

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Februari 26, 2017
Penyakit darah tinggi disebabkan pembuluh darah menyempit. Kondisi ini dipicu oleh menumpuknya lemak dan zat lain di pembuluh darah. Pembuluh darah menyempit dalam jangka panjang akan memicu penyakit hipertensi.


Daftar Makanan Penurun Hipertensi
Untuk mengukur tekanan darah pada diri seseorang menggunakan alat yang disebut tensimeter. Dari hasil pengukuran akan diketahui tekanan diastolik (kondisi saat jantung istirahat) dan sistolik (ketika otot jantung berkontraksi).

Ironisnya, darah tinggi dapat memicu penyakit berat lainnya, seperti gagal ginjal dan jantung koroner. Hipertensi umumnya disebabkan oleh umur, faktor genetik, depresi, malas berolahraga, kegemukan, dan konsumsi garam berlebihan.


Daftar Makanan Penurun Hipertensi


Bagi penderita hipertensi dihentikan sembarangan mengkonsumsi makanan ataupun minuman. Makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi adalah makanan yang banyak mengandung serat alami. Penderita darah tinggi sebaiknya banyak makan buah-buahan seolah-olah apel, pisang, dan jeruk. Demikian juga sayuran hijau baik untuk mengontrol tekanan darah di dalam tubuh. Inilah daftar makanan penurun Tekanan Darah Tinggi:

1. Buah Tomat

Tomat kaya berbagai nutrisi seperti vitamin C, kalsium, magnesium, vitamin D, dan vitamin E. Semua nutrisi ini sangat dibutuhkan tubuh untuk menurunkan hipertensi.

2. Susu bebas lemak


Bukan sembarang susu, tapi pilih susu skim (non lemak) yang kaya akan kalsium dan vitamin D. Keduanya sangat efektif dalam hidanganrunkan tekanan darah tinggi.

3. Sayuran hijau

Kalium merupakan mineral penting yang bermanfaat untuk menjaga tekanan darah dalam badan. Jika Anda menderita penyakit ini, perbanyak konsumsi bayam, ketumbar, dan daun seledri.

4. Bawang merah dan putih

Banyak makan bawang merah dan bawang putih dapat mencegah pembekuan darah, serta melancarkan penyumbatan pada organ jantung.

5. Buah-buahan

Vitamin dan mineral yang dikandung pada buah-buahan sangat dibutuhkan badan untuk menormalkan tensi seseorang.

6. Gandum

Makanan yang berbahan gandum murni sangat baik untuk mengontrol tekanan darah di dalam tubuh. Mulailah pagi Anda dengan sarapan roti yang terbuat dari gandum murni.

Di samping kuliner di atas, kuliner yang dapat dimasukkan ke dalam menu harian seakan-akan sayuran hijau, biji bunga matahari, dan minyak zaitun. Selain itu, cukupi asupan cairan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dengan banyak minum air.


Tips menurunkan darah tinggi dengan cepat


Jus seledri

Nutrisi yang dikandung jus seledri seolah-olah mineral, antioksidan, dan kalium. Senyawa penting ini berguna untuk melebarkan otot dinding arteri, sehingga melancarkan sirkulasi darah di dalam badan. Di dalam jus seledri juga terdapat senyawa yang mampu menurunkan hormon depresi pemicu penyempitan pembuluh darah. Minumlah jus ini ketika tekanan darah melonjak saja, hentikan ketika tekanan darah telah normal.

Perbanyak makan buah yang tinggi kalium

Buah-buahan yang kaya akan kalium, baik dikonsumsi penderita penyakit ini. Perbanyak makan melon, pare, labu, dan seledri. Di samping itu, tingkatkan asupan makanan yang banyak kandungan omega-3.

Kurangi konsumsi garam

Bumbu dapur ini merupakan pemicu hipertensi yang paling besar lengan berkuasa. Kurangi penggunaan garam dan kuliner yang banyak mengandung sodium. Selain itu kurangi juga konsumsi daging, keju, dan saus.
Jika selama dua minggu, tensi tidak segera turun, kemungkinan ada faktor lain yang menjadi penyebab. Hubungi dokter Anda, untuk mengusut kondisi kesehatan Anda.


Tips mencegah Hipertensi



  • Hentikan kebiasaan jelek yang tidak sehat
  • Hindari makan garam berlebihan
  • Rajin berolahraga tiap pagi hari
  • Kelola stres dan tenangkan fikiran
  • Perbanyak asupan sayuran dan buah-buahan
  • Masukkan makanan sehat ke dalam sajian harian Anda

Itulah cara menurunkan hipertensi dengan cepat dan efektif. Baca juga: 11 Makanan Super Yang Menguatkan Imunitas Tubuh. Terapkan gaya hidup sehat dan jauhi kebiasaan jelek yang kurang menguntungkan dari sisi kesehatan.

foto via ellahoy.es

Tampilkan Komentar