7 Cara Mengobati Kencing Manis Dengan Bahan Alami

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Februari 02, 2017
Penyakit diabetes kini menyerang banyak orang di sekitar kita. Penyakit ini dipicu oleh kekurangan insulin, sehingga menaikkan kadar gula darah. Penyebab diabetes paling banyak yaitu faktor genetik. Seseorang akan berisiko lebih tinggi terkena kencing anggun, kalau ada riwayat penyakit pada orang renta. Namun, faktor ini bukanlah satu-satunya yang mengakibatkan kadar gula darah naik.

Gangguan kesehatan lainnya dapat memicu risiko diabetes seolah-olah darah tinggi, rusaknya sel pankreas, badan terlalu gemuk (obesitas), kolesterol tinggi, malas berolahraga, sering mengkonsumsi kuliner instan, depresi, tubuh terkena infeksi, obat-obatan, dan banyak lagi.

Larangan bagi Penderita Kencing Manis

Beberapa jenis kuliner harus dihindari untuk mencegah kadar gula darah melonjak. Penderita kencing elok tidak boleh mengkonsumsi kuliner dan minuman yang tinggi gula. Pantangan lainnya yaitu tidur sehabis makan. Kebiasaan ini menyebabkan lemak dan karbohidrat tidak dibakar dengan baik oleh tubuh, sehingga tertimbun dan berakibat diabetes. Jauhi minuman bersoda, dengan kandungan gula yang tinggi. Makanan yang proses pembuatannya melalui penggorengan juga harus dijauhi, disebabkan kolesterol yang dikandung di dalamnya mampu memicu kenaikan kadar gula darah. Penderita diabetes sebaiknya mengganti nasi dengan kuliner alternatif lainnya seolah-olah kentang. Demikian juga daging, makanan dengan rasa pedas, dan ikan laut sebaiknya tidak dikonsumsi.

Gejala umum penyakit kencing anggun

  • Urin mengandung gula (ditandai dengan dikerubuti oleh semut)
  • Sulit tidur dan mulut berasa kering
  • Sebentar-bentar perut merasa lapar
  • Tubuh cepat lelah
  • Sesak nafas
  • Mudah terjangkit kesemutan
  • Kencing berulang-ulang di malam hari

7 Cara Mengobati Kencing Manis Dengan Bahan Alami


Cara pengobatan ini bertujuan untuk menurunkan kadar gula darah, sehingga kembali normal. Ramuan alami ini mampu mencegah kompikasi yang timbul akhir penyakit diabetes.

1. Daun kumis kucing, batang brotowali, dan daun sambiloto


Ambil 7 lembar daun kumis kucing dan sambiloto. Potong batang brotowali berukuran 6 cm. Setelah dicuci, semua materi dipotong-potong dan direbus dengan air sebanyak 3 gelas. Tunggulah hingga air tersisa hanya 2 gelas. Minumlah obat alami ini, 2 kali dalam sehari.

2. Biji jamblang

Sediakan 13 biji jamblan, tumbuk sampai benar-benar halus. Rebus bersama 2 gelas air sampai mendidih, biarkan airnya berkurang 1 gelas. Saring airnya kemudian minum dikala pagi, siang dan malam hari.

3. Buah Mengkudu

Bagi sebagian orang mengkudu kurang disukai, disebabkan rasanya. Ternyata buah ini bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan reseptor insulin. Untuk menciptakan obat alami bagi diabetes, ambil 2 buah mengkudu matang untuk diparut. Peras untuk mengambil airnya, saring dengan kain bersih. Ramuan tradisional ini mampu menormalkan kadar gula darah secara bertahap.

4. Buncis

Buncis mengandung zat tertentu yang sanggup meningkatkan produksi insulin. Artinya, mampu mengontrol kadar gula darah. Cobalah untuk sering makan buncis.

5. Perbanyak mengkonsumsi Ginseng

Stamina tubuh akan meningkat, dengan konsumsi ginseng. Bukan hanya itu, ginseng ternyata juga bermanfaat untuk menjaga kadar gula darah.

6. Pare

Zat penting yang terkandung di dalam pare sanggup memperbaiki sel beta pankreas. Manfaat ini penting untuk mengobati penyakit kencing anggun. Untuk menciptakan ramuan alami, masukkan 200gr pare ke dalam blender. Minum jus pare secara teratur dengan takaran tidak berlebihan, untuk mencegah diare.

7. Kayu manis

Antioksidan yang dikandung oleh kayu manis baik untuk menghambat radikal bebas yang membahayakan kesehatan badan. Gunakan kayu manis sebagai penyedap makanan, supaya nutrisi di dalamnya diperoleh.

Itulah 7 Cara mengobati Kencing manis dengan materi alami. Cobalah menciptakan salah satu ramuan di atas, cek tingkat gula darah Anda. Artikel lainnya ihwal 12 Cara Mengobati Wasir Dengan Obat Alternatif. Beralih ke ramuan lainnya, jika dalam seminggu tidak ada perubahan. Diskusikan dengan dokter Anda.foto gambaran via termlifeinsurance.com

Tampilkan Komentar