Inilah Bahaya Makan Telur Mentah Bagi Tubuh Kita

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Januari 19, 2017
Sebagian orang menyukai telur mentah, ataupun setengah matang. Mereka biasanya menyantap makanan ini sebagai lauk atau mencampurnya ke dalam minuman atau makanan lain. Terutama bagi mereka yang sering mengkonsumsi jamu tradisional, telur mentah sering ditambahkan sebagai embel-embel ramuan.

Inilah Bahaya Makan Telur Mentah Bagi Tubuh Kita
Demikian pula pada minuman berenergi, tidak jarang memakai bahan tambahan berupa telor mentah. Mungkin Anda mengira bahwa kebiasaan ini adalah wajar, tetapi menurut pengetahuan hebat kesehatan ada bahaya di balik kebiasaan ini.

Risiko makan telur mentah salah satunya yaitu bisul basil salmonela yang berbahaya. Meskipun menurut data statistik disebutkan bahwa hanya ada sebuah telur dari 30.000 telur yang terinfeksi kuman tersebut. Namun, bagaimana kita dapat menjamin, telur mentah yang dikonsumsi aman dari bakteri salmonela?


Inilah Bahaya Makan Telur Mentah Bagi Tubuh Kita


1. Infeksi Bakteri Salmonela

Salah satu bakteri berbahaya yaitu salmonela, yang bisa meresap ke dalam telur saat keluar dari induk ayam. Kemungkinan lain yaitu kuman salmonela ditularkan dari kandang ayam. Makara, jangan anggap sepele terhadap kebersihan lingkungan.

Bakteri salmonela mampu dilumpuhkan atau dibasmi melalui pemanasan pada suhu tinggi adalah 57 derajat celcius tidak boleh kurang dari 3,5 menit. Kini saatnya Anda berfikir, pilih makan telur mentah atau sesudah dimasak.

2. Tubuh akan kesulitan untuk menyerap nutrisi pada kuliner


Zat avidin yang terkandung di dalam sebuah telur memiliki kegunaan untuk memproteksi gizi padanya. Di samping itu, zat ini mampu membunuh kuman yang mengancam dari luar. Dampak avidin ialah mengikat biotin, sehingga menghambat perembesan vitamin dan mineral di dalam tubuh.

Zat avidin juga sering dituduh sebagai penyebab kebotakan, dan dermatitis (peradangan dan iritasi pada kulit). Sebagian gejala yaitu timbulnya rasa gatal-gatal setelah mengkonsumsi telur setengah matang. Perlu Anda catat bahwa avidin hanya mampu dimusnahkan dengan minimal pemanasan pada suhu di atas18 derajat celcius dalam durasi 5 menit.

3. Tidak aman dari zat berbahaya

Bahaya lain yang terdapat di dalam telur mentah ialah adanya ovomucoid, yaitu sejenis protein yang mengandung antitripsin. Zat ovomucoid dapat menyebabkan pengaruh gatal di kulit, papula, vesikula, kulit kemerahan, dan pembengkakan. Zat ini juga mampu mengakibatkan gangguan pada jalan masuk nafas contohnya batuk. Sebagian bayi dan anak kecil alergi terhadap zat ovomucoid yang ada di dalam putih telur. Untuk menghindari alergi, rebus atau goreng telur sebelum dikonsumsi.

Zat ovomucoid dapat dihilangkan dengan pemanasan pada suhu di atas 80 derajat celcius, dalam waktu 30 menit. Atau cukup memanaskan pada suhu 90 derajat selama ¼ jam saja.

4. Terdapat Unsur Melamin

Melamin biasanya digunakan dalam proses pembuatan cat, plastik, atau pupuk. Diduga zat ini berasal dari pakan ayam yang masuk ke tubuh ayam hingga diteruskan ke telur. Dalam konsentrasi rendah memang kurang terlihat bahayanya, tetapi pada kadar tinggi melamin mampu menyebabkan batu ginjal, ataupun gagal ginjal.

Ironisnya, hingga sekarang belum ada solusi untuk menghilangkan unsur melamin yang mungkin terdapat pada telur.

Meskipun terdapat kontroversi tentang ancaman mengkonsumsi telur mentah, hati-hati merupakan jalan paling aman. Bakteri dan zat avidin mampu mengikat biotin sehingga berisiko menyebabkan gejala sulit tidur, gangguan kulit, berat badan turun drastis, dan nyeri otot. Gangguan tersebut sebagai akhir proses metabolisme zat makronutrien mengalami gangguan. Baca juga: Dua Cara Cuci Ginjal Dengan Alami Dan Murah!

Tidak ada larangan bagi Anda untuk tetap mengkonsumsi telur setengah matang atau mentah. Tentu saja Anda harus siap dengan segala risiko berbahaya yang disebutkan di atas.

foto via eatthelove.com

Tampilkan Komentar