11 Manfaat Bengkuang Untuk Kesehatan Yang Menakjubkan

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Januari 05, 2017
Bengkuang merupakan kuliner segar yang dilengkapi dengan vitamin C, mineral penting seolah-olah kalsium, fosfor, zat besi, dan lainnya. Bengkuang sering digunakan sebagai materi produk kecantikan, sabun wajah, lulur, pelembab kulit, dan lotion. Umbi ini punya imbas melembabkan serta mendinginkan.



Di dalam umbi ini terkandung vitamin C, saponin, dan flavonoid. Semua zat itu bersifat antioksidan yang sangat bermanfaat bagi tubuh untuk melawan radikal bebas. Ada lagi zat fenolik yang terdapat di dalamnya yang mampu menghambat produksi melanin, sehingga mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari ataupun hormon. Nutrisi lainnya seolah-olah protein, energi, lemak, karbohidrat, vitamin B1, dan vitamin C.


11 Manfaat Bengkuang Untuk Kesehatan Yang Menakjubkan


Bengkuang dalam istilah latin disebut dengan Pachyrhizus erosus, berbentuk lingkaran menyerupai gasing. Warna kulit luarnya kuning pucat, sedangkan dagingnya berwarna putih cerah. Oligosakarida khusus yang dikenal sebagai inulin, menyebabkan rasanya menjadi anggun. Gula alami ini kondusif bagi pasien diabetes. Berikut beberapa manfaat umbi bengkuang untuk mengobati beberapa penyakit:

1. Menyehatkan ginjal


Bengkuang mengandung potasium dan fosfor yang baik untuk empedu dan ginjal. Bagi orang yang bermasalah dengan kedua organ tubuh ini, sebaiknya menyertakan bengkuang ke dalam sajian harian.

2. Mencegah sembelit dan wasir

Serat dalam jumlah tinggi yang dikandung umbi ini, baik untuk sistem pencernaan sehingga mencegah sembelit (konstipasi).

3. Mengobati Demam

Sifat acuh taacuh dari umbi ini berguna untuk sajianrunkan demam. Jika kurang minat untuk makan secara eksklusif, mampu diminum sebagai jus segar.

4. Meredakan diare

Serat yang ada di dalam umbi bengkuang efektif dalam mengatasi gangguan pada sistem pencernaan seperti diare.

5. Mengobati Sariawan

Sariawan umumnya disebabkan kekurangan vitamin C, daya tahan sajianrun, atau alergi. Vitamin C yang ada pada umbi ini berguna untuk mempercepat penyembuhan sariawan. Anda dapat meminum jus yang dicampur dengan madu.

6. Membantu menjaga kadar gula darah

Serat alami di dalamnya bermanfaat untuk hidanganrunkan kadar gula darah. Serat ini bekerja di akses pencernaan, sehingga hanya sebagian kuliner yang diubah menjadi glukosa.

7. Mencegah tulang keropos

Umbi bengkuang dilengkapi dengan fitoestrogen yang diharapkan oleh wanita di usia lanjut. Pada kala menopause, perempuan umumnya kekurangan estrogen sehingga cenderung mengalami keriput, penurunan tenaga, tulang rentan ringkih dan patah. Bengkuang mempunyai estrogen, baik dikonsumsi oleh perempuan khususnya di abad menopause. Baca: 14 Cara Menjaga Tulang Agar Tetap Sehat Di Usia Lanjut!

8. Mengobati penyakit Maag

Menurut andal Naturopathic, konsumsi bengkuang segar akan menyebabkan badan menyerap asam lambung yang naik. Umbi ini tergolong ke dalam jenis makanan alkali.

9. Menurunkan Kolesterol di dalam darah

Jus bengkuang kaya serat dan vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan, serta hidanganrunkan tingkat kolesterol dalam darah.

10. Meningkatkan Imunitas badan

Vitamin C yang berhubungan dengan fitonutrien di dalam tubuh, akan meningkatkan kekebalan tubuh sehingga daya tahan lebih kuat dikala terkena serangan penyakit oleh basil, virus dan mikroorganisme lainnya. Tubuh tidak mudah mengalami bengkak.


Manfaat Umbi Bengkuang untuk kecantikan kulit


Berbagai produk kecantikan seperti krim dan lotion, sekarang banyak terbuat dari umbi bengkuang. Masker wajah dari bengkuang dikenal sebagai cara tradisional untuk menjaga kecantikan kulit . Cukup dengan memarut bengkuang, tumbuk lalu terapkan di wajah sebagai scrub dan masker. Cara alami ini dapat menghilangkan bintik-bintik hitam di wajah. Di samping itu juga mencerahkan warna wajah Anda.

11. Mencerahkan kulit

Umbi ini mempunyai vitamin B1 dan vitamin C. Paduan keduanya menciptakan kulit lebih berseri, cerah, dan sehat. Konsumsi jus bengkoang tanpa suplemen yang dilakukan dengan teratur akan membuat kulit segar dan bercahaya.

Perhatian: Hindari konsumsi biji bengkuang, karena bersifat racun (Pembasmi serangga). Cukup konsumsi daging bagian dalam, bukan bijinya.

Tampilkan Komentar