Risiko Penyakit akhir S*ks Bebas dikala cukup umur

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   September 04, 2016
Bahaya S*ks Bebas saat dewasa
Pengetahuan mengenai Kesehatan Reaproduksi tentu perlu diketahui semenjak dini. Pengetahuan yang tidak tepat mengenai kesehatan reproduksi dan kesulitan menyesuaikan diri di kala sampaumur akan menciptakan cukup umur rentan melakukan s*ks pranikah. Hal ini tentu akan sangat merugikan bagi diri sendiri maupun orang tua. Adapun sikap tersebut beresiko, mulai dari kasus fisik hingga mental.

Ferdhy Suryadi Suwandinata selaku Dokter seorang ahli obstetri dan ginekologi dari RS Siloam Kebon Jeruk Jakarta, menjelaskan, s*ks bebas mengundang risiko bengkak menular s*ksual, seakan-akan HIV (human immunodeficiency virus) dan HPV (human papilloma virus). HPV bisa menyebabkan kutil kelamin sampai kanker. Resiko ini akan jauh lebih besar, terutama apabila anda sering bergonta-ganti pasangan.

Risiko s*ks bebas pada sampaumur akan berlanjut apabila terjadi kehamilan yang tidak diinginkan. Hal ini dikarenakan, secara fisik, organ reproduksi perempuan berusia di bawah 20 tahun belum siap untuk mengandung. Selain itu dari segi hormonal belum matang, kemudian secara psikis juga belum siap.

Kondisi tersebut diatas akan menimbulkan, dewasa yang hamil berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah, sampai meningkatkan risiko akhir hidup ibu dan bayi. Secara psikologis, kehamilan yang tidak diinginkan juga akan membuat calon ibu tidak peduli dengan kehamilannya. Ibu yang stres, bahkan depresi, akan sangat mengganggu pertumbuhan janin di dalam kandungan. Asupan nutrisi yang diperlukan bayi juga menjadi tidak seimbang.

Kehamilan yang tidak diinginkan pada cukup umur jadinya rentan terjadinya aborsi yang tidak aman. Pilihan tersebut akan berakibat fatal, mulai dari pendarahan, bengkak, sampai kematian ibu. Pendidikan s*ks sejak dini, termasuk bagaimana menjaga kesehatan reproduksi sangat penting diberikan. Anda sebagai Orangtua juga seharusnya bisa mendampingi anak-anaknya melalui masa remaja, sehingga mereka tidak praktis mengikuti imbas negatif dari lingkungan.

Ringkasan:
  • Pengetahuan Kesehatan Reaproduksi pada remaja yang tidak tepat akan meningkatkan resiko s*ks pranikah,
  • Pelaku s*ks pranikah terutama pada dewasa lebih berisiko terserang HIV dan HPV,
  • Kehamilan pada remaja berisiko terhadap kondisi kesehatan janin, ibu dan saat persalinan.

Tampilkan Komentar