Tips Menunda Kehamilan tanpa Alat Kontrasepsi

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Agustus 18, 2016
Tips Menunda Kehamilan
Menunda Kehamilan bagi Pasangan Suami Istri sering menjadi keputusan yang ingin diambil. Salah satu factor yang paling sering menjadi alasan ialah istri yang baru mempunyai anak dan ingin menunda terlebih hahulu untuk mempunyai anak lagi, agar mampu lebih fokus merawat anak yang sebelumnya. Dan tidak sedikit pasangan suami istri yang juga menghindari penggunaan alat kontrasepsi dengan berbagai alasan.

Bagi anda yang juga mempunyai kondisi seakan-akan di atas, Tutorial yang paling mungkin dilakukan yaitu dengan melihat siklus menstruasi dan ovulasi. wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur yaitu selama 28 hari, bisa kondusif melakukan kekerabatan suami istri pada 7 hari sebelum menstruasi serta 7 hari setelah siklus menstruasi berakhir.

Wanita yang mempunyai siklus menstruasi teratur, akan mengalami puncak masa subur atau berovulasi pada 12 sampai 14 hari sebelum hari pertama menstruasi di bulan berikutnya. Sehingga bagi anda yang mempunyai acara menstruasi teratur akan lebih praktis mencari celah melaksanakan hubungan suami istri dengan resiko terjasi kehamilan yang sangat kecil.

Anda juga mampu menghitung sendiri masa subur dan kapan bisa melaksanakan korelasi suami istri tanpa takut hamil. Cobalah untuk melihat siklus menstruasi selama 6 bulan terakhir. Anda bisa memperkirakan jumlah siklus menstruasi terpendek dan terpanjang. Dari situ anda bisa melihat kira-kira akan mengalami puncak masa subur di periode waktu tertentu.

Namun, tentu perlu diingat bahwa penghitungan ini bukan waktu yang akurat lantaran sperma mampu hidup selama 4 hari bahkan lebih usang di dalam rahim wanita. Intensitas  relasi Suami Istri juga perlu diperhatikan apabila anda ingin menunda kehamilan. Anda perlu menjaga semoga tidak melaksanakan kekerabatan Suami Istri secara berturut-turut.

Selain itu, melaksanakan  korelasi Suami Istri selama masa tidak subur bukan jaminan utama Anda tidak akan hamil. Ada masanya Anda bisa mengalami ovulasi lebih cepat, dan haal ini dipengaruhi oelh banyak factor seperti faktor hormonal, tingkat stress, aktifitas yang dilakukan bahkan kuliner yang dikonsumsi.

Tips Menunda atau mengatur jarak kehamilan yang paling baik memang menggunakan alat kontrasepsi baik yang dipakai pada wanita maupun laki-laki. Dan yang paling penting dalam pemilihannya yaitu dibicarakan bersama pasangan dan untuk selanjutnya dikonsultasikan dengan dokter seorang ahli anda.

Ringkasan:
  • Menunda Kehamilan bertujuan untuk mengatur jarak kehamilan dengan impian bisa memberikan perhatian lebih pada anak-anaknya,
  • Menunda Kehamilan tanpa Alat Kontrasepsi, yaitu dengan bekerjasama suami istri dikala istri tidak dalam atau saat-saat mendekati masa subur,
  • Mengatur jarak kehamilan dengan tanpa alat kontrasepsi memang mempunyai peluang yang buruk sehingga tidak disarankan bagi pasangan yang ingin menunda kehamilan.

Tampilkan Komentar