Penyebab Anak Balita simpel Batuk Pilek

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Agustus 20, 2016
Batuk Pilek pada Balita
Batuk dan pilek pada anak balita memang sering terjadi, terutama pada pergantian trend seolah-olah kini ini. Para orang tua dan mungkin termasuk anda harus lebih waspada terhadap penyakit yang sering disebut juga sebagai common cold. Batuk dan Pilek sering terjadi pada balita memang lantaran system imun yang belum sempurna.

Selain lantaran sistem kekebalan tubuh belum matang, ada lebih dari 200 virus yang bisa menjadi penyebab batuk pilek pada anak. Sedangkan  sistem kekebalan tubuh anak balita baru mampu membangun imunitas pada satu jenis virus pada satu waktu.

Para jago menyampaikan bahwa anak usia balita bisa terkena sakit batuk pilek 6-10 kali dalam setahun. Frekuensi ini akan lebih tinggo lagi, yaitu mencapai 12 kali dalam setahun apabila buah hati anda dititipkan di daycare atau PAUD.

Berbeda dikala usianya masih bayi, anak yang telah aktif beraktifitas akan mulai mengeksplorasi lingkungan dan tentu juga memegang aneka macam hal. Hal ini menjadi salah satu penyebab anak simpel terpapar virus di tangannya. Dan apabila anak senang memasukkan tangan ke mulut atau mengucek mata, Virus penyebab batuk pilek akan praktis berpindah.

Gejala awal yang menandai common cold pada anak balita diantaranya pusing, bersin-bersin, hidung tersumbat, tubuh pegal, sakit dikala menalan, dan buah hati anda akan tampak lesu. Dan apabila buah hati anda mengalami kondisi demikian, bantu-membantu hingga ketika ini tidak ada obat-obatan yang mampu menciptakan virus penyebab batuk pilih lebih cepat sembuh. Namun tentu anda bisa membantu anak merasa lebih nyaman dan mencegah infeksi virus bertambah parah.

Adapun caranya yaitu dengan memperbanyak istirahat dan cukup cairan, memberikan makanan sehat dan bergizi, dan apabila perlu, tambahkan vitamin dan susu untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Dokter anak yang tergabung dalam American Academy of Pediatrics menyarankan supaya orangtua tidak memberikan obat batuk dan pilek yang dijual bebas di pasaran termasuk apotek, karena obat-obatan tersebut kurang efektif untuk anak dengan usia kurang dari 6 tahun.

Apabila ketika batuk pilek anak tampak rewel dan kurang nyaman, berikan anak obat golongan parasetamol atau ibuprofen dengan takaran yang tepat sesuai usia dan berat badannya. Dan apabila batuk pilek tidak berkurang dalam 4 hari sebaiknya segera lakukan pemerisan ke dokter anda.

Ringkasan:
  • Anak balita bisa mengalami batuk pilek antara enam sampai sepuluh kali dalam satu tahun,
  • Gejala awal batuk pilek pada balita yaitu besin-bersin, hidung tersumbat, badan pegal,
  • Tidak ada obat batuk dan pilek yang bisa membuat cepat sembuh pada anak di bawah 6 tahun.

Tampilkan Komentar