Tips Puasa untuk Anak yang mempunyai Diabetes

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Juli 16, 2016
Diabetes pada Anak
Ibadah Puasa, sebaiknya memang sudah diajarkan sejak usia masih belum dewasa. Namun tentu, seakan-akan halnya puasa pada orang dewasa, puasa hanya boleh dilakukan oleh bawah umur yang memiliki kondisi yang sehat. Bagi anak yang menderita penyakit tertentu, seakan-akan diabetes tipe 1 mampu menjalankan ibadah puasa dengan memperhatikan beberapa hal sehingga tidak memperparah kondisi tubuhnya.

Diabetes tipe 1 pada anak merupakan penyakit autoimun di mana sistem pertahanan tubuh menyerang sel-sel pankreas penghasil insulin. Kondisi ini akan menyebabkan tubuh anak tidak dapat menghasilkan insulin, sehingga buah hari harus mendapat suntikan insulin.

Dana Nur Prihadi selaku Dokter spesialis anak-konsultan endokrin, mengungkapkan, anak diatas usia 8 tahun yang menderita diabetes boleh berpuasa. Dan tidak dianjurkan bagi anak usia dibawah 8 tahun, hal ini dikarenakan resiko gula darah datang-tiba rendah atau tinggi sangat mungkin terjadi.

Anak yang memiliki Diabetes dan ingin berpuasa, sebaiknya menilik kadar HbA1c, sehinga didapatkan gambaran gula darah selama tiga bulan terakhir. Dan akan diperbolehkan Berpuasa apabila nilai HbA1c di bawah 8%. Yang dimana kadar gula darah selama 3 bulan tersebut terkontrol dengan baik. Dan apabila nilai HbA1c di atas 8 %, maka sebaiknya anak tersebut tidak dianjurkan untuk berpuasa Ramadhan.

Tips Puasa untuk Anak yang mempunyai Diabetes adalah mengatur contoh makan saat sahur maupun berbuka, yaitu dengan asupan kuliner yang bergizi seimbang dan dilarang berlebihan.

Anak yang memiliki Diabetes umumnya memang sudah lebih pandai menghitung kebutuhan kalori bagi badan dibanding orangtua. Namun tentu, anda sebagao orangtua tetap harus melakukan pendampingan pada anak yang berpuasa ramadhan. Dan yang paling penting adalah buah hati anda harus selalu melakukan pengecekan gula darah secara rutin, bisa menggunakan alat tes gula darah sendiri di rumah. Apabila tiba-tiba gula darah rendah atau tinggi, maka tentu puasa harus dibatalin terlebih dahulu.

Ringkasan:
  • Puasa Ramadhan sebaiknya mulai diajarkan kepada anak, semoga elbih terbiasa dikala sampaumur,
  • Puasa untuk Anak yang memiliki Diabetes boleh dilakukan asal nilai HbA1c di bawah 8%,
  • Saat puasa ramadhan, anak yang mempunyai penyakit diabetes harus mengatur pola makan dan melaksanakan cek gula darah secara rutin.

Tampilkan Komentar