Deskripsi Dan penjabaran tumbuhan Marsilea Crenatam Semanggi

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Februari 13, 2016
Deskripsi, klasifikasi dan Morfologi Tanaman Semanggi ( Marsilea Crenatam) , hidup-sehat.serhamo.net – Tanaman semanggi ini merupakan diantara jenis tanaman yang masuk golongan ordo salviniales dengan genus marsilea yang mempunyai bentuk menyerupai sekali dengan payung yang terdiri dari empat daun muda anakan yang berhadapan.
Daun Tanaman Semanggi ( Marsilea Crenatam) ini mempunyai performa yang sering disebut sebagai klover, yang umumnya di pakai sebagai materi pokok makanan dalam masakan pecel semanggi orang jawa.
Daun Tanaman Semanggi ( Marsilea Crenatam) ini mngandung zat fitoestrogen yang bermanfaat untuk mencegah timbulnya kerikil empedu, abses terusan urine,osteoporesis.
Deskripsi Dan klasifikasi Tanaman Marsilea Crenatam Semanggi
Deskripsi Dan pembagian terstruktur mengenai Tanaman Marsilea Crenatam Semanggi

 

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Semanggi Marsilea Crenatam

Tanaman Semanggi merupakan di antara jenis tanaman yang praktis di dapatkan atau di jumpai di pinggiran ladang persawahan maupun tepi sungai dan juga saluran irigasi petani.
Daun pada Tanaman Semanggi ( Marsilea Crenatam) ini berbentuk melingkar bundar -meruncing pada tiap sisi-sisinya berupa 3 daun dalam satu tangkai tanaman.
Tanaman semanggi mempunyai perakaran tunggang, dan ber serabut yang menjalar pada permukaan tanah.
Daun pada Tanaman Semanggi ( Marsilea Crenatam) berwarna hijau muda hingga kekuningan dengan garis tengah antara 1 – 1,5 cm bahkan mampu kurang.
Dengan di imbangi percabangan – percabangan yang berwarna agak merah nampak mengkilat yang mana dikelilingi dengan serabur halus agak keputih-putihan.
Selain itu, memiliki perbatangan tegak, dan halus dengan tinggi mencapai 8-20 inchi.
Adapun Batang dari Tanaman Semanggi ( Marsilea Crenatam) nampak tegak nan halus yang bertegak tinggi sekitar 7 hingga 21 inchi.
Dan Akar Daun pada Tanaman Semanggi ( Marsilea Crenatam) sedalam 60 lcm lebih di sesuaikan dengan tanaman.

Deskripsi Dan pembagian terstruktur mengenai Tanaman Marsilea Crenatam Semanggi

Di daerah-daerah tropis ada banyak spesies terkait denganya seolah-olah Semanggi Berdaun Empat (Marsilea quadrifolia), yang mampu dibudidaya, bukan tanaman yang banyak syaratnya, dan sudah lebih dari cukup kalau ditanam dalam pot selama tetap di isi dengan tanah di dasarnya dan air secukupnya.
penelitian pernah di lakukan untuk mengetahui anatomi daun semanggi, mengetahui komposisi gizi daun semanggi, mengetahui kandungan vitamin sebagai salah satu elemen yang diharapkan badan pada daun semanggi serta melihat dampak pengukusan terhadap komposisi gizi dan kandungan vitamin daun semanggi.
Jaringan epidermis pada daun bentuknya cenderung tidak beraturan dan terdiri dari satu lapis sel yang terletak di bagian terluar.
Semanggi Berdaun Empat (Marsilea quadrifolia) yakni tumbuhan pakis yang daun-daunnya nampak menyerupai daun semanggi.
Akibat bentuk daunnya ini, nama “semanggi” digunakan untuk beberapa jenis tumbuhan dikotil yang bersusunan daun serupa, ibarat klover.
Morfologi tumbuhan marga ini khas, karena bentuk entalnya yang ibarat payung yang tersusun dari empat anak daun yang berhadapan.

Deskripsi histologis pada semanggi air terdiri dari bab daun, tangkai, batang, dan akar

Kandungan Vitamin C daun dan tangkai semanggi air segar sebesar 66,58 mg/100g bermetamorfosis 55,29 mg/100g sesudah proses pengukusan. β karoten 3 daun dan tangkai semanggi air segar sebesar 3,3 μg/g berkembang menjadi 2,08 μg/g, sedangkan total karoten semanggi air segar sebesar 73,78 μg/g berkembang menjadi 42,10 μg/g setelah proses pengukusan.
Semanggi Berdaun Empat mempunyai akar tinggal (rhizoma) yang panjang, mengingatkan kita pada tali sepatu.
Seperti halnya kadar protein, air, abu, lemak dan serat, proses pengukusan juga menimbulkan perubahan kandungan vitamin daun dan tangkai semanggi air.
Semanggi yakni sekelompok paku air (Salviniales) dari marga Marsilea yang di Indonesia gampang ditemukan di pematang sawah atau tepi susukan irigasi.
Kemampuan ini perlu diwaspadai dalam penggunaan daun semanggi sebagai materi kuliner, terutama jikalau daunnya diambil dari lahan terkontaminasi logam berat.

Tampilkan Komentar