Cara Pencegahan Kanker Serviks semenjak Dini

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Februari 10, 2016
Mencegah Kanker Serviks
Pencegahan Kanker Serviks dikala ini juga menjadi aspek cukup penting bagi wanita, hal ini mengingat tidak sedikit perempuan yang alhasil meninggal dunia karena penyakit yang hanya menyerang perempuan ini. dikala ini sebagian besar perempuan berpendapat bahwa pencegahan kanker serviks hanya perlu dilakukan ketika wanita telah berenjak sampaumur atau dikala sehabis menikah, padahal yang paling wfektif yaitu dilakukan sejak dini bahkan lebih utama lagi dilakukan ketika masih bawah umur.

Adapun kanker serviks bisa dicegah dengan santunan vaksin HPV atau Human Papillomavirus. Human Papillomavirus sendiri  merupakan virus yang mampu menular melalui hubungan suami istri hingga kesannya menjadi penyebab kanker serviks. Adapun menurut Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, SpPD, K-AI, vaksinasi HPV seharusnya dilakukan sejak dini yaitu sejak wanita berusia 10 tahun.

Pada Usia 10 tahun kekebalan tubuh sedang dalam kondisi baik-baiknya. Sehingga bantuan Vaksin HPV akan menyampaikan pencegahan kanker serviks yang sangat anggun. Pada usia anak, vaksin HPV diberikan dua dosis. takaran kedua bisa diberikan sesudah satu tahun dari vaksinasi yang pertama. setelah itu, anak dibutuhkan akan terbebas dari ancaman kanker serviks dan penyakit lainnya yang disebabkan oleh HPV di kurun mendatang.

Pada tahun ini di awal Oktober mendatang, Indonesian Working Group on HPV akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melaksanakan vaksinasi HPV gratis kepada anak-anak perempuan yang duduk di kelas 5 Sekolah Dasar di Jakarta. Dan bagi daerah di luar jakarta, sebaiknya juga melakukan vaksin tersebut secara berdikari.

Prof. DR. dr. Andrijono, SpOG (K) selaku Ketua Umum Indonesian Working Group on HPV, berharap imunisasi HPV ini selanjutnya masuk sebagai acara Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Hal ini dengan cita-cita Indonesia bebas kanker serviks dimasa mendatang.

Bagi wanita yang belum pernah melakukan vaksin HPV, sebaiknya juga melaksanakannya. Usia cukup umur juga tetap bisa menjalani vaksinasi HPV. Beberapa penelitian menyatakan vaksin HPV masih mampu diberikan sampai perempuan berusia 55 tahun. Pada usia cukup umur, vaksin HPV diberikan sebanyak tiga kali. dosis kedua diberikan pada bulan kedua dan dosis ketiga diberikan pada bulan keenam setelah vaksinasi pertama.

Untuk wanita yang sudah menikah dianjurkan untuk melakukan periksa IVA ataupun papsmear terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perubahan pada serviks karena HPV atau tidak. Dan untuk Vaksin yang diberikan umumnya yaitu HPV quardrivalent.

Vaksin HPV quardrivalent tidak hanya mampu mencegah kanker serviks, namun juga penyakit lain yang disebabkan oleh virus HPV, seperti kanker anus, vulva, penis, hingga kutil kelamin. pinjaman vaksin HPV quardrivalent sendiri dilakukan dengan menyuntik di pecahan lengan dan nyaris tak ada imbas samping setelah dilakukan vaksinasi.

Ringkasan:
  • Tidak sedikit perempuan yang saat ini meninggal dunia karena disebabkan karena penyakit kanker serviks,
  • Kanker serviks disebabkan karena virus Human Papillomavirus yang bisa ditularkan dikala kekerabatan suami istri,
  • Pencegahan Kanker Serviks semenjak Dini dilakukan dengan dukungan vaksin HPV dan lebih efektif dilakukan saat usia 10 tahun.

Tampilkan Komentar