Cara Memerah, Menyimpan, dan menyampaikan ASI Perah

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Januari 25, 2016
Cara Menyimpan ASI
Hari ini Tips Kesehatan Bunda ingin berbagi BAGAIMANA PENANGANAN BUNDA melakukan POMPA ASI! Penting bagi Bunda yang bekerja melakukan administrasi pemompaan payudara setiap hari, semoga ASI selalu tersedia untuk bayi.

Hal-hal yang harus Bunda ketahui mengenai manajemen pemompaan payudara, adalah:
  • Peralatan Pemompaan Payudara 
  • Kapan dan Berapa lama melakukan Pemijatan Payudara 
  • Cara Menyimpan ASI 
  • Cara menyampaikan ASI yang Dipompa kepada bayi
Adapun peralatan yang Bunda butuhkan untuk memompa ASI! Pertama, STERILIZER, Pompa ASI, Botol kaca ASI, ICE GEL dan Tas Penyimpan ASI. Botol kaca penyimpan ASI mampu menggunakan botol bekas C1000 dan tutupnya diganti dengan penurup karet atau plastik yang banyak di jual di toko online.

Apabila Bunda hingga di kantor jam 8 pagi, bunda mampu memompa payudara pada jam 8.30 pagi dan setidaknya Bunda bisa memompa setiap 4 jam sekali. jika Bunda memompa payudara setiap 2 jam, kesannya hanya beberapa. Namun, hal ini juga tergantung pada kemampuan menyusui Bunda karena setiap ibu akan memiliki kemampuan yang berbeda.

Setelah tamat memompa payudara, tuangkan ASI yang dipompa ke dalam Botol ASI secara langsung. Jangan menaruh ASI yang dipompa hingga kapasitas maksimal botol ASI. karena bila kita menyimpan ASI yang dipompa ke dalam freezer, maka ASI akan mengembang dan tutup botol akan terlepas.

Apabila ASI yang dipompa tidak begitu banyak, jangan stres! Bunda harus percaya bahwa ASI yang dipompa cukup untuk kebutuhan buah hati. setelah memasukkan ke dalam botol ASI, jangan lupa selalu memberi label tanggal, waktu, dan kuantitas masing-masing ASI yang dipompa. Ini bertujuan agar lebih mudah dalam pengaturan FIRST IN FIRST OUT dari ASI yang dipompa.

Setelah selasai letakan ASI di dalam kantong coller, di kepingan bawah karena gel es selalu berada di posisi bawah. Ingat, pendingin lebih baik! Kaprikornus, kuman tidak akan berkembang biak dengan cepat. Jangan lupa untuk merapikan stiker, pulpen, dan pompa ASI ke dalam tas pendingin.

Setelah hingga di rumah, Simpan ASI yang dipompa ke kulkas kepingan bawah dan dipindahkan ke Frezer sesudah ASI cukup masbodoh. Hal sebaliknya dilakukan saat ASI akan diberikan kebada buah hati agar perubahan suhu ASI tidak terlalu mendadak.

Cara memberikan ASI perah kepada Bayi, keluarkan ASI dari kulkas dan diamkan di suhu ruangan selama 15 menit. Sebelum diberikan ke bayi, ASI dihangatkan menggunakan air hangat yang diletakan di dalam gelas. Orang yang menyampaikan ASI perah seharusnya bukan ibu bayi, lantaran hal ini akan besar lengan berkuasa bayi dikala minum ASI.

Ringkasan:
  • Peralatan untuk menyiapkan ASI perah yang utama adalah pompa ASI, botol beling dan kawasan menyimpan ASI,
  • Memompa ASI dikala bekerja bisa dilakukan setiap 4 jam sekali,
  • Menyimpan dan menyiapkan ASI tidak boleh dengan perubahan suhu secara drastis.

Tampilkan Komentar