Bahaya Melihat Gerhana Matahari Secara pribadi

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   Januari 10, 2016
Bahaya Melihat Gerhana Matahari
Gerhana Matahari yang terjadi pada esok hari di beberapa wilayah Indonesia pada sekitar pukul 7 – 9 pagi menjadi topik paling hangat di masyarakat bahkan hinga sampai ke manca Negara. Gerhana Matahari memang sangat spesial karena hanya terjadi beberapa puluh tahun sekali, sehingga banyak orang yang ingin melihatnya.

Namun tentu anda harus berhati-hati, karena Melihat Gerhana Matahari Secara langsung atau tanpa alat yang sempurna mampu sangat berbahaya bagi mata. Hal ini seakan-akan yang dikatakan oleh Dokter seorang ahli Mata Bayu Sasangko yang bertugas di Rumah Sakit dr Yap, Yogyakarta, apabila anda melihat langsung Gerhana Matahari mampu menyebabkan beberapa dampak kerusakan pada mata atau yang disebut solar eclips retinopathy.

Adapun Gejala kerusakan mata akibat Melihat Gerhana Matahari Secara eksklusif, adalah adanya titik hitam atau bulatan hitam di tengah di penglihatan. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan permanen atau sementara, ditandai dengan pandangan kabur yang bisa bertahan selama 1 bulan hingga beberapa tahun.

Kerusakan Mata akhir Melihat Gerhana Matahari Secara eksklusif yaitu lantaran Matahari mengandung spektrum cahaya yang luas. Transfusinya sangat intens dan bisa menimbulkan reaksi foto kimia pada retina. Terutama banyak pada makula atau bintik kuning. ketika mata melihat eksklusif ke gerhana matahari, maka sel penangkap sinar akan terbakar dan mati, Sehingga mata tak mampu lagi melihat.

Apabila anda ingin melihat gerhana matahari sebaiknya menggunakan kaca yang biasanya digunakan pada topeng untuk mengelas, atau memakai teleskop atau kamera disertai filter mengandung aluminium chrom. Sebaiknya menghindari memakai produk kaca mata yang ketika ini banyak dijual di beberapa took offline maupun onlin lantaran tentu belum tentu teruji aman untuk melindungi mata anda.

Akan lebih baik apabila anda Melihat Gerhana Matahari Secara eksklusif melalui tayangan televisi saja. Yang lebih penting anda harus menjaga bawah umur agar tidak melihat gerhana matahari secara langsung. Hal ini dikarenakan mata anak mememiliki lensa mata lebih jernih, sehinga radiasi cahaya yang masuk ke mata lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa dan tentu resiko kerusakan mata akan lebih besar.

Ringkasan:
  • Gerhana Matahari di beberapa wilayah Indonesia pada hari rabu 9 Maret 2016 sekitar pukul 7 – 9 WIB.
  • Melihat Gerhana Matahari Secara pribadi mampu memicu kebutaan baik sementara ataupun permanen,
  • Mata anak-anak lebih rentan rusak dikala melihat Gerhana Matahari secara langsung.

Tampilkan Komentar